Berita > Komunitas
Sosial Media Terancam Diblokir di Indonesia, Apa Pendapat TKI?
27 Feb 2016 15:59:54 WIB | Syafii | dibaca 636
Ket: Ilustrasi Pengguna Facebook
Foto: Antara

Dunia, LiputanBMI - LiputanBMI – Menurut data socialbakers (situs pemantau Facebook dari 200 negara di dunia) pengguna facebook Indonesia berada di posisi ketiga, sebanyak 43,06 juta, berada di bawah Amerika Serikat (152,6 juta), dan India (43,50 juta).

Indonesia sebagai negara ketiga terbesar pengguna facebook, banyak menggunakan media sosial tersebut sebagai alat komunikasi dengan keluarga, teman, dan lain-lain.

Selain itu, banyak Warga Negara Indonesia (WNI) yang berprofesi sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri menggunakan facebook sebagai alat viral dalam berkomunikasi.

Sebagai contoh, ketika para TKI di luar negeri menghadapi masalah di luar negeri dan kesulitan untuk menyelesaikan permasalahannya, mereka kerap bertukar solusi atau sharing dengan kawan-kawannya melalui facebook untuk menemukan solusi.

Adapun meminta bantuan kepada organisasi/komunitas TKI di luar negeri atas permasalahan yang dialaminya, karena tidak sedikit dari para TKI yang mengeluhkan kurang cepatnya bantuan dari perwakilan pemerintah Indonesia di negara penempatan ketika mereka bermasalah.

Lalu, bagaimana pendapat kawan-kawan TKI di seluruh penjuru dunia jika Facebook, Twitter, dan sebagainya diblokir di Indonesia?. Secara tidak langsung, hal tersebut akan memutus akses komunikasi TKI dengan keluarga maupun teman yang biasa dilakukan menggunakan facebook.

Sebelumnya, dikutip dari Antara pada Jumat, 26 Februari 2016, Kementerian Komunikasi dan Informatika meminta perusahaan penyedia konten aplikasi populer atau over the top (OTT), di antaranya Facebook dan Twitter untuk dapat berbadan hukum Bentuk Usaha Tetap (BUT).

Jika tidak memenuhi permintaan tersebut, para penyedia konten aplikasi populer terancam di blokir di Indonesia. Hal ini mengundang banyak pengguna sosial media untuk angkat suara.

(Ib***)

(IS, 27/02)

BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh