Berita > Sosok
Hebat, Mantan TKW Ini Namanya Mendunia Karena Peduli Pada Anak Petani
03 Mar 2016 00:14:34 WIB | Jafry Aljawad | dibaca 1609
Ket: Heni dan anak asuhnya di depan istana Bogor
Foto: Detikcom/LBMI

Bogor, LiputanBMI - Banyak mantan TKI yang sukses dalam bidang yang bermacam-macam, ada TKI sukses jadi petani, pengusaha, artis, penulis, dosen dan lain-lain.

Majalah bisnis begengsi Forbes baru saja merilis daftar bertajuk 30 Under 30 Asia yang berisikan deretan anak muda yang bermukim di kawasan Asia, yang dinilai sebagai pemimpin muda yang menjanjikan, wiraswastawan yang berbakat ataupun game changer.

Dalam daftar itu, ada 16 nama anak muda Indonesia. Salah satunya adalah Heni Sri Sundani (28) yang masuk kategori Social Entrepreneurs. Heni adalah founder Smart Farmer Kids In Action & AgroEdu Jampang Community.

Siapa nyana, Heni ternyata adalah seorang mantan TKW yang pernah bekerja di Hong Kong. Menurut berbagai sumber literasi, Heni saat bekerja sebagai asisten rumah tangga di Hong Kong pernah ditipu oleh agen penyalur TKI yang mengirimnya.


Tak berputus asa ditipu PJTKI, Heni lalu memutuskan untuk kuliah di Saint Mary's University, Hong Kong dan berhasil lulus dengan predikat cumlaude sebagai sarjana bidang Entrepreneurial Management. Setelah lulus, Heni lalu pulang ke Indonesia.
Sembari masih bekerja sebagai asisten rumah tangga, Heni pun mulai berkuliah S1 bidang manajemen kewirausahaan di Saint Mary's University, Hong Kong. Meski masih berkuliah di akhir pekan, majikannya mendukungnya dengan memberikan Heni izin untuk ke kampus atau ke perpustakaan bila di hari-hari kerja Heni sudah menyelesaikan pekerjaannya. Maka, sembari bekerja menjadi asisten rumah tangga, Heni pun bisa menyelesaikan kuliah S1 selama 3 tahun.

"6 tahun di Hong Kong, pulang ke dusun di Ciamis udah jadi sarjana. Lulus dengan nilai terbaik. Cumlaude. Pulang ke Indonesia tahun 2011," tutur Heni, seperti dilansir detikcom.

Ternyata, Heni tak cuma bekerja domestik sembari berkuliah, dia juga mendirikan perpustakaan untuk TKI dan mulai menjadi penulis

Setelah pulang ke Indonesia, dia lalu mendirikan Gerakan Anak Petani Cerdas dan AgroEdu Komunitas Jampang di Bogor, Jawa Barat. Heni memberikan pendidikan gratis bagi anak petani untuk meningkatkan taraf hidup mereka.

Dilihat dari akun twitter dan Facebooknya, yang diberi nama Inspirasi Jaladara (@Jaladara9), sudah begitu banyak kegiatan pendidikan yang dilakukan komunitas milik Heni. Dari berbagai foto yang diunggah, Heni fokus memberikan pendidikan pertanian kepada anak-anak.

Atas usahanya itu, Heni masuk dalam daftar Forbes bertajuk 30 Under 30 Asia untuk kategori social entrepeneurs. Melalui laman Facebook-nya, Heni mengucapkan syukur atas keberhasilannya masuk dalam daftar Forbes yang merupakan majalah bisnis bergengsi itu.

(JWD, 03/03)

BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
ATC Cargo
psstki