Komunitas - Liputan BMI

PPI: Menteri Tenaga Kerja Harus Perhatikan Nasib Pelaut Indonesia

Posted by: Syafii | 08 June 2016 21:24 WIB | dibaca 483 kali

PPI: Menteri Tenaga Kerja Harus Perhatikan Nasib Pelaut Indonesia
PPI saat setelah RDPU bahas RUU PPILN di ruang rapat Komisi IX DPR RI (1/6/16)
Photo : Imam Syafi'i/LBMI

Nasional, LiputanBMI - LiputanBMI - Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dakhiri diminta untuk lebih peduli terhadap nasib pekerja laut atau pelaut Indonesia di setiap sektor, baik pelaut yang bekerja di kapal niaga maupun di kapal penangkap ikan.

Pergerakan Pelaut Indonesia (PPI) sebagai wadah pemersatu perjuangan para pelaut mengklaim belum hadirnya negara bagi nasib pelaut Indonesia, baik yang bekerja di dalam negeri maupun di luar negeri/kapal asing.

Untuk itu, siang tadi, Rabu (8/6/16) pengurus PPI melayangkan surat permohonan audiensi dan dukungan kepada Menteri Tenaga Kerja, dengan tujuan untuk menyampaikan poin-poin penting terkait masalah yang dialami oleh para pelaut Indonesia.

"Pendidikan, proses perekrutan, masa bekerja, dan peran serta organisasi/serikat pekerja/buruh yang selama ini menaungi kami para pelaut Indonesia. Keempat hal tersebut akan kami sampaikan ke Pak Menteri secara rinci," ujar Koordinator PPI, Andri Sanusi kepada Liputan BMI, Rabu (8/6) malam via telepon.

Untuk diketahui, sebelumnya, menurut Andri, PPI sudah 3 kali menggelar aksi unjuk rasa guna menyampaikan aspirasi para pelaut, bertemu dengan staf kepresidenan dan diundang oleh Komisi IX DPR RI untuk membahas tentang Rancangan Undang Undang (RUU) Perlindungan Pekerja Indonesia di Luar Negeri (PPILN) yang akan disahkan menggantikan UU No. 39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri (PPTKILN).

"Pelaut itu pekerja yang penuh resiko tinggi, rentan akan eksploitasi, dan masih minim perlindungannya serta masih banyak pelaut yang upah kerjanya tidak layak," ungkapnya.

Sebagai penutup, PPI berharap kepada Menaker agar segera menerima mereka dalam waktu dekat ini untuk beraudiensi, guna menyampaikan keluh kesah seputar pelaut dan nantinya Menaker dapat memberikan suatu solusi atau formula penyelesaiannya. (Ib***)

(IS, 08/06)

Share this post :

Kegiatan / Even TKI

PSSTKI

Kajian