Berita > Komunitas
Ribuan WNI Hadiri Shalat Ied dan Halal Bihalal di KBRI Riyadh
07 Jul 2016 04:04:57 WIB | Tatang Muhtar | dibaca 1707
Ket: Suasana Sholat Ied di KBRI Riyadh, 1 Syawwal 1437 H
Foto: KBRI Riyadh

Riyadh, LiputanBMI - Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya pada tahun 2016 ini KBRI Riyadh kembali mengadakan shalat Iedul Fitri 1437 H, bertempat di halaman belakang gedung KBRI Riyadh.

Iedul Fitri 1 Syawwal 1437 H tahun ini jatuh pada hari Rabu, 6 Juli 2016.

Ribuan WNI hadir dalam pelaksanaan shalat Ied yang dimulai pada pukul 05.30 waktu Saudi Arabia. WNI yang hadir antara lain para home staf dan staf lokal KBRI Riyadh serta para ekspatriat Indonesia di kota Riyadh.

Bertindak sebagai Imam, Ustadz Ahmad Khudori yang juga merupakan staf KBRI Riyadh. Sementara khatibnya adalah Duta Besar RI, Prof. Dr. Agus Maftuh Abegebriel yang terkenal serba bisa dan sangat merakyat.

Dalam khutbahnya, Abegebriel menyampaikan pesan Khadim Haromain Al Syarifain, Raja Salman Al Saud terkait peristiwa teror bom di beberapa kota di Arab Saudi di akhir bulan Ramadhan dan tantangan terberat yang dihadapi Ummat Islam saat ini, yaitu bagaimana menjaga para pemuda dari bahaya yang mengintai mereka terutama dari sikap berlebihan (ghuluw), radikalisme dan tindakan terorisme.

Khatib Abegebriel mengutip pernyataan tegas Raja Salman yang mengatakan bahwa, “dirinya akan menindak secara tegas dengan ‘tangan besi’ untuk setiap orang yang menargetkan untuk mencuci otak dan pemikiran serta pandangan anak-anak muda Arab Saudi.”

Secara khusus Khatib berpesan agar para WNI jangan terjebak pada ideologi-ideologi kekerasan, ideology of violence yang justeru akan memporak-porandakan dunia Islam.

Selesai shalat, Duta Besar RI untuk Saudi Arabia mengadakan halal bihalal dan ramah tamah dengan para home staf dan lokal staf serta masyarakat Indonesia di kota Riyadh.

Ribuan WNI Hadiri Shalat Ied dan Halal Bihalal di KBRI Riyadh
Masyarakat antri untuk bersalaman dengan Dubes
Photo : Portal Kita


Usai halal bihalal, para WNI disuguhi hidangan khas Indonesia yang dijajakan di stand-stand yang dikelola oleh DWP KBRI Riyadh bekerja sama dengan pengelola restaurant Indonesia dan beberapa komunitas WNI.

Sekitar 10 stand berderet di area parkir, diantaranya Restauran Warung Pojok, Rindu Alam, Stand Minang, Stand Ibu Hamim dan Paguyuban Baraya Sunda (PBSR). Tidak kurang dari 3000 porsi makanan disediakan oleh KBRI Riyadh untuk menjamu para WNI.

Selain itu, beberapa perusahaan asal Indonesia seperti Indomie, dan simPATI Saudi turut berpartisipasi, Indomie membagi-bagikan bingkisan sementara simPATI Saudi mengadakan layanan pendaftaran sidik jari.

RedEx (6/7)

(TTG, 07/07)

PBBC Liputan BMI
Universitas Terbuka Riyadh