Berita > Opini
ABK: Idul Fitri, Aku Terlantar, Tidak Bisa Pulang dan Tidak Makan di Negeri Orang
07 Jul 2016 13:52:37 WIB | Syafii | dibaca 1352
Ket: Ilustrasi ABK
Foto: Google

Dunia, LiputanBMI - LiputanBMI - Idul Fitri merupakan Hari Raya umat Islam setelah melaksanakan ibadah puasa selama satu bulan penuh. Adat istiadat di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah di hari Idul Fitri atau lebaran diisi dengan berkumpul bersama keluarga tercinta dan silaturahmi dengan saudara dan tetangga, untuk saling bermaaf-maafan.

Hal tersebut di atas hanya menjadi sebuah impian bagi SS, seorang Anak Buah Kapal (ABK) asal Tegal di Republik Palau yang tidak bisa merasakan itu semua. Bahkan, jauh dari itu SS saat ini sedang terlantar di negara kepulauan di Samudra Pasifik itu.

"Saya udah 20 hari terlantar tidak pasti di sini (Palau), tidak dikasih makan. tadinya saya minta pulang karena kerja di atas kapal ikan sangat tidak manusiawi," ujarnya kepada LiputanBMI sehari sebelum lebaran melalui sosial media facebook.

SS sendiri kepada LiputanBMI mengaku berangkat ke Palau melalui PT. Novo Citra Marine yang berdomisili di Suradadi, Tegal sekitar 6 bulan yang lalu.

"Saya udah bolak-balik kerja di kapal ikan di luar negeri, tapi baru kali ini kerja seperti dikerjain, berat sekali, jarang tidur, dan kapten suka usil," ungkapnya.

Selain kerja berat, lanjut SS, dirinya juga merasa ditipu karena dipekerjakan tidak sesuai dengan Perjanjian Kerja Laut (PKL) yang telah disepakati sebelumnya.

"Di PKL saya dijanjikan akan dipekerjakan pada kapal FV. Fuh An No. 1, tapi faktanya saya ditempatkan di atas kapal FV. Fuh An No. 13," paparnya.

Untuk diketahui, SS sangat berharap sekali bisa pulang dan lebaran berkumpul dengan keluarganya di Tegal, namun pihak perusahaan atau owner yang berpusat di Taiwan dan perusahaan pengirim di Indonesia hanya janji-janji belaka saja untuk bisa memulangkannya.

"Jujur saya ingin sekali pulang, saya bisa menghubungi LiputanBMI lewat fb itupun saya nyari sinyal wi-fi di pinggiran dermaga. Saat ini saya tidur dari kapal satu ke kapal lainnya yang sedang sandar yang ada ABK WNI-nya," pungkasnya. (Ib***)
(IS, 07/07)

BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
ATC Cargo
psstki