Berita > Seputar TKI
Memeras TKI Korban Trafficking, Anggota LSM GAT Dibekuk Polisi
22 Nov 2016 22:05:50 WIB | Jafry Aljawad | dibaca 6556
Ket: Aidil, tersangka pelaku pemerasan terhadap TKI diekspose di Mapolda Kepri.
Foto: Tribun Batam

Nasional, LiputanBMI -
Semenjak masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polda Kepri, Ketua LSM Gerakan Anti Trafficking (GAT) Samsul Rumangkang masih terus dicari pihak kepolisian.
Hingga saat ini, polisi baru menahan anggotanya bernama Aidil.

Sebagaimana dilansir TribunBatam, Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian dalam keterangan pers di Mapolda Kepri, Senin (21/11/2016) menceritakan kronologis kejadian tersebut.

Awal kasus ini bermula dari enam orang korban trafficking di sebuah ruko kawasan Botania, enam TKI itu hendak dipulangkan ke Surabaya.

Dua tersangka, Samsul Rumangkang dan Aidil datang ke sana dan mengaku dari penyidik trafficking Polda Kepri.

"Dia mengaku dari penyidik trafficking Polda Kepri. Itu pandai-pandai dia aja, nggak ada yang namanya penyidik trafficking. Dia ini anggota Gerakan Anti Trafficking (GAT). Tapi mereka sebenarnya para penjahat trafficking," sebut Sam.

Keduanya kemudian mengancam mereka untuk dibawa ke kantor polisi. Enam TKI yang ketakutan kemudian ditawarkan cara "damai". Setiap TKI dimintai uang oleh kedua pelaku Rp 5 juta.

Karena tidak memiliki cukup uang, akhirnya terjadilah negosiasi yang dilakukan oleh seorang bernama Mari'i.

"Jadi ada satu orang yang melobi. Karena para TKI ini hanya sanggup membayar Rp 3 juta. Mari'i inilah yang menolong mereka dengan menjanjikan sisa uang akan dibayar keesokan harinya," sebut Sam lagi.

Keesokan harinya, Aidil datang menjumpai Mari'i dengan maksud meminta sisa uang yang dijanjikan oleh para TKI ini, di sanalah polisi menangkap Aidil.

"Kita amankan Aidil beserta uang Rp 2 juta. Sementara Samsul sudah melarikan diri," sambungnya.

Selama ini, Samsul terus berkomunikasi kepada Mari'i melalui pesan singkat. Samsul mengingatkan Mari'i kalau dia adalah anggota GAT.

"Dia mengancam, kalau sisa uang nggak ada, dia akan dilaporkan. Sekarang Samsul sudah melarikand diri," ceritanya lagi.



(JWD, 22/11)

PBBC Liputan BMI
Universitas Terbuka Riyadh