Berita > Ekosospol
Partisipan Lokal Sertakan PRT Hong Kong Pendukung LBGT Dalam Demo Menuntut Hak
24 Nov 2016 21:37:30 WIB | Yully Agyl | dibaca 1438
Ket: ilustrasi
Foto: Reuters

Hong Kong, LiputanBMI - Sekelompok Pekerja Rumah Tangga ( PRT ) di Hong Kong diorganisir mengadakan demo untuk mendorong kesadaran masyarakat tentang diskriminasi terhadap minoritas seksual pada hari Minggu (27/11).

Penyelenggara demo berharap untuk mengajak PRT dengan etnis yang berbeda, serta warga setempat. Demikian dilansir standnews.com, Kamis (24/11).

Demo kali ini adalah yang kedua kalinya, bekerjasama dengan komunitas LGBT (lesbian, biseksual, gay, dan transgender).

"Hanya dengan bekerja bersama-sama kita dapat mencapai tujuan kita," kata Shiela Tebia, yang mengepalai Gabriela Hong Kong, kelompok hak asasi perempuan.

Demo hari Minggu diselenggarakan oleh beberapa kelompok, termasuk Gabriela Hong Kong dan Lesbian Organisasi Filipina.

Seorang PRT bernama Ivan ( seorang transgender ) mengatakan, ia diperingatkan berulang kali oleh agen penempatan supaya berpakaian lebih feminim untuk mendapatkan pekerjaan.

Ivan dipecat oleh majikan konservatif yang mengetahui bahwa ia mengenakan celana pria.
Majikannya pernah mengatakan, takut putrinya akan berperilaku seperti Ivan ketika besar nanti.

"Mantan majikan melihat menjadi transgender sebagai bentuk penyakit," kata Ivan.

Ivan adalah satu di antara banyak PRT yang terlibat dalam LGBT dan menganggap diperlukan undang-undang untuk melindungi hak-hak minoritas seksual.

Parade Hong Kong, pawai tahunan lokal dalam mendukung hak-hak LGBT, akan diselenggarakan pada malam acara hari Minggu tersebut.

Tebia mengatakan, ia berharap partisipasi aktif para PRT dalam acara LGBT yang akan membantu membawa kesadaran minoritas seksual di negara asal mereka.
(YLA, 24/11)

BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
ATC Cargo
psstki