Berita > Seputar TKI
Kudai Jadi Alternatif TKI Undocument Yang Gagal Ikut Repatriasi
27 Dec 2015 00:24:29 WIB | Iyad Wirayuda | dibaca 515
Ket: TKI yang pulang lewat Kudai
Foto: Jufry

Makkah, LiputanBMI - LiputanBMI, Kudai Park (Parking) daerah yang terletak di street Al-Furqon, Provinsi Makkah menjadi alternatif para TKI undocument yang gagal mengikuti program repatriasi Pemerintah Indonesia untuk pulang kampung. Daerah yang lokasinya tak jauh dari Masjidil Haram atau sekitar 10 menit menit menggunakan kendaraan setiap harinya dikunjungi para ekspatriat undocument, tak terkecuali para WNI/TKI yang ingin pulang dengan cara menyerahkan diri.

Ahmad Jufri Adi salah satu Aktivis di Makkah mengungkapkan alasan Kudai menjadi tempat alternatif bagi TKI undocument karena sering didatangi petugas Patroli Imigrasi.

“Setiap harinya Kepolisian di daerah Makkah selalu memberangkatkan 3 Bis untuk dibawa ke Tarhil. Bis pertama datang jam 11 pagi, Bis kedua sore hari dan yang terakhir pada 23:00 malam. Semuanya itu diberangkatkan dalam keadaan Bis penuh, “katanya saat dihubungi LiputanBMI, Sabtu (26/12).

Sementara itu Arida salah satu TKI asal Madura mengaku sudah 10 hari menghuni Tarhil Sumayshi (Tahanan Imigrasi) semenjak menyerahkan diri di Kudai. Ia mengatakan terpaksa menyerahkan diri ke Kudai karena gagal megikuti program repatriasi Pemerintah.

“Dulu saya daftar pemulangan gratis, katanya mental karena belum dibalagh hurub. Sekarang sudah 10 hari di Tarhil tinggal menunggu penerbangan. “ ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan Bakri TKI asal Lombok, Nusa Tenggara Barat yang gagal karena belum dibalagh hurub. Kudai menjadi harapan Bakri untuk menyerahkan diri agar secepatnya bisa berkumpul dengan sanak keluarganya.

“Saya menyerahkan diri Jumat kemarin, Banyak juga warga Indonesia yang menyerahkan diri, “ucapnya. (Iyd)

(IYD, 27/12)

Universitas Terbuka Riyadh
-