Berita > Kesehatan
Membuka Pintu Mobil Kok Nyetrum, Kenapa?
03 Jan 2016 14:11:16 WIB | Tatang Muhtar | dibaca 1566
Ket: Ilustrasi
Foto: Ajis Saputra & Google

Riyadh, LiputanBMI - Ketika musim dingin tiba, khususnya di kota-kota bagian tengah Arab Saudi, seperti Riyadh dan Gasim, para sopir sering mengeluh mendapatkan sengatan listrik. Seperti terkena setrum! Buka pintu mobil nyetrum, menyentuh selimut nyetrum, bersalaman juga nyetrum.

Fenomena seperti ini terjadi saat muatan listrik statis dalam tubuh kita mencapai jumlah tertentu (lebih dari 5000V), maka saat tubuh kita bersentuhan dengan benda yang mampu dialiri listrik, utamanya bahan logam, pada saat itu listrik statis dalam tubuh kita akan mengalir atau dialihkan dan menyebabkan kejutan seperti sengatan listrik (shock).

Mengapa tubuh kita bisa menampung atau menyimpan muatan listrik begitu besar? Hal ini terjadi disebabkan oleh beberapa faktor, umumnya sangat dipengaruhi dari bahan pakaian yang kita pakai, mulai dari baju, celana hingga sepatu dan kaos kaki.

Semua benda di muka bumi ini terdiri dari partikel atom, pun demikian dengan tubuh manusia yang 80% terdiri dari air (H2O), dan air merupakan benda yang mampu dialiri listrik dan bisa menampung muatan listrik.

Saat musim dingin, rata-rata memakai jaket atau sweater yang berbahan wool atau kaus kaki dan sarung tangan tebal yang mengandung wool maka akan terjadi gesekan gesekan yang akan menghasilkan gelombang listrik, sehingga badan kita seperti dicas (charging) dan jumlah muatan listrik dalam tubuh semakin bertambah. Apalagi dinginnya Riyadh berbeda dengan dinginnya di Jeddah, tingkat kelembaban yang sangat rendah menambah cepatnya tubuh kita menampung listrik karena tidak teralirkan melalui kandungan air dalam udara.

Proses charging terjadi saat kita berjalan, saat kita duduk di kursi mobil bahkan saat tidur sekalipun, begitu kita menyentuh kendaraan atau pintu besi, maka seketika listrik yang ada dalam tubuh kita dilepaskan dalam sekejap dan tubuh kita mengalami reaksi kejut yang cukup membuat Anda tersentak, bahkan jika malam hari dalam keadaan gelap kita bisa melihat kilatan-kilatan kejutan listrik pada tangan kita saat mengusap-usap selimut dari bahan wool.

Beruntungnya, listrik statis dan kejutan yang dihasilkannya tidak mempengaruhi kesehatan secara signifikan. Kemungkinan resiko terburuknya terjadi saat Anda kaget mengalami kejutan listrik, contoh saking kagetnya Anda menarik tangan Anda dan melepaskan handphone yang sedang Anda pegang.

(RedEx 03/01)

Penjelasan lebih lengkap berkenaan dengan listrik statis (static electricity), bisa dibaca di link berikut:
http://www.physics.org/article-questions.asp?id=44
http://www.electrostatics.net/articles/static_build_up_on_people.htm
http://www.enigmablogger.com/2011/02/q-mengapa-kita-bisa-kesetrum-ketika.html

(TTG, 03/01)

BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
ATC Cargo
psstki