Berita > Ekosospol
Dubes RI Riyadh Serahkan Penghargaan Primaduta Kepada Dua Perusahaan Saudi
06 Dec 2016 03:15:18 WIB | Tatang Muhtar | dibaca 2826
Ket: Dubes Agus Maftuh Abegebriel serahkan penghargaan Primaduta
Foto: Abu Zalfaa

Riyadh, LiputanBMI - Untuk menghormati peran penting dan sebagai pengakuan terhadap kontribusi pengusaha Arab Saudi dalam meningkatkan nilai ekspor Indonesia, pemerintah Indonesia telah memberikan penghargaan "PRIMADUTA" kepada dua perusahaan asal Arab Saudi, yaitu Jarir Marketing Company dan Mokhbel Al-Khalaf Son’s Trading Establishment.

Terkait itu, dalam rangka penyerahaan langsung penghargaan “PRIMADUTA” untuk kedua perusahaan dimaksud, KBRI Riyadh pada Senin, 5 Desember 2016 telah menyelenggarakan acara penyerahan penghargaan "Primaduta" bertempat di Aula serbaguna KBRI Riyadh, yang diserah-terimakan langsung oleh Duta Besar RI, Agus Maftuh Abegebriel kepada perwakilan dari kedua perusahaan, yang masing-masing diwakili oleh Mr. Adel Mazi dari Jarir Marketing Company dan Mr. Sattam Al-Khalaf dari Mokhbel Al-Khalaf Son’s Trading Establishment. Acara tersebut telah dihadiri oleh sekitar 20 pengusaha Saudi dan pejabat KBRI Riyadh serta wartawan setempat.

Sebelumnya, penghargaan Primaduta secara simbolis telah diserahkan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo pada saat upacara pembukaan dari Trade Expo Indonesia ke-31 di Jakarta, pada 12 Oktober 2016 dan diterima oleh para Kepala Perwakilan RI di Luar Negeri atas nama pembeli, importir, distributor atau agen penjual yang telah menjadi pemenang.

“Penghargaan Primaduta diberikan oleh Pemerintah Indonesia kepada dua perusahaan Arab Saudi, bukan saja karena mereka telah mengimpor barang-barang dan produk dari Indonesia dengan nilai terbesar, akan tetapi lebih dari itu sebagai penghargaan dan pengakuan dari Pemerintah atas peran penting mereka dalam meningkatkan dan memperkuat hubungan dagang antara Indonesia dan Arab Saudi, “ jelas Dubes Agus Maftuh dalam sambutannya.

Dubes Agus menjelaskan bahwa dalam situasi ekonomi dunia yang mengalami perlambatan di tengah-tengah merosotnya harga minyak, maka dalam rangka menjaga stabilitas hubungan dagang antara Indonesia dan Arab Saudi, semua pihak baik Pemerintah maupun pelaku usaha harus bahu membahu dan bekerja sama untuk terus mencari peluang bagi perluasan kerjasama ekonomi dan dagang.

Menurut Dubes Agus Maftuh dalam konteks hubungan Saunesia (Saudi-Indonesia), nilai dagang antar kedua negara yang sama-sama merupakan anggota G-20 masih di bawah harapan, dan dirinya percaya bahwa dengan kerja keras dan kerja sama erat antar kedua pihak, pada tahun 2020, dapat dicapai nilai dagang antar kedua negara sebesar 20 Milyar dollar Amerika.

“Kedutaan Besar RI di Riyadh akan berusaha sekuat tenaga untuk merealisasikan harapan tersebut dan siap memberikan bantuan serta kemudahan bagi pengusaha dari kedua negara dalam mencari dan memanfaatkan peluang kerja sama ekonomi dan dagang yang ada, “ujarnya.

Sementara itu, Hazeem Mikati, perwakilan dari Mokhbel Al-Khalaf Son’s Trading Establishment dalam sambutannya telah menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia yang memilih perusahaannya sebagai pemenang Primaduta 2016. Dirinya berharap, penghargaan ini dapat menjadi pendorong untuk lebih meningkatkan hubungan dengan para pengusaha Indonesia di masa yang akan datang.

Adel Mazi, perwakilan dari Jarir Marketing Company dalam sambutannya, selain mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diterima juga mengungkapkan rasa senangnya atas kerja sama dagang antara perusahaan dengan supplier dari Indonesia yang dikenal memiliki komitmen yang tinggi dan menjunjung tinggi kejujuran. Dirinya berharap, kerja sama ini akan terus berkembang di masa depan dengan lebih banyak lagi mendatangkan produk-produk dari Indonesia.

(TTG, 06/12)

PBBC Liputan BMI
Universitas Terbuka Riyadh