Berita > Puisi
Serambi Makkah Terguncang Lagi
07 Dec 2016 23:17:03 WIB | Redaksi | dibaca 2638
Ket: Aceh, Serambi Makkah
Foto: Google

Jeddah, LiputanBMI - Masih segar di dalam ingatan
Saat bencana besar tsunami melanda
Kini serambi Makkah itu terguncang lagi
Memporak porandakan akan semua keindahan

Apa sebenarnya yang telah terjadi..

Seakan mata bencana senang mengintaimu
Tak rela biarkan tenang bersemayam
Mengusik hingga terjaga dikala lelap
Membayang langkah di dalam kecemasan

Ataukah memang Sang Penguasa sedang marah
Dengan gerak tingkah insan di dunia
Yang tak lagi menjadi indah
Menyimpang jauh dari akidah

Mungkin juga bumi sudah lelah
Meratap sedih saat kemungkaran merajalela
Meradang bak bara api dalam sekam
Siap berkobar kapan pun dia mau

Lihatlah sejenak siapa diri ini kawan
Yang mulai melemah saat akidah wajib ditegakkan
Tanpa daya upaya untuk tetap berjuang
Meneriakkan kebenaran tentang perintah dari langit

Masih pantaskah untuk terus bercermin
Berkacak pinggang, dengan dagu menengadah ke atas
Seakan matinya hati memang sudah menjalar
Mematikan jiwa raga, dan seluruh perasaan

Serambi Makkah terguncang lagi
Mengetuk kembali rasa getaran hati
pertanyakan seberapa besar dalamnya nyali
Menghadapi bumi yang makin menua ini

Aceh ku berguncang dahsyat
Bumi Cut Nyak Dhien itu marah
Marah sekali lagi, membuka lebar mata dunia
Yang semakin terlena dalam euforia

Semuanya telah terjadi, saatnya kini untuk berbagi
Memberi sesuatu yang mereka butuhkan
Peduli dengan jeritan tangis
Rasakan beban berat di dalam deritanya

Dalam sujud kupanjatkan, cukupkan ini untuk kali terakhir
Biarkanlah Aceh kembali tenang lagi
Seperti hembusan angin yang menyapa lembut rerumputan.
Penuh dengan keindahan yang menakjubkan
**********

Puisi karya Titin Ambar Wati
Jeddah, 7 Desember 2016
(RED, 07/12)

PBBC Liputan BMI
Universitas Terbuka Riyadh