Berita > Ekosospol
Perluas Pasar Operasional, Sriwijaya Air Jajaki Rute Penerbangan ke Arab Saudi
22 Dec 2016 04:55:34 WIB | Syafii | dibaca 3310
Ket: Tim Sriwijaya Air berkunjungan ke kantor pusat GACA di Riyadh dan melakukan pertemuan dengan Dirjen Transportasi Udara, GACA, Mubarak M. Al-Sharani
Foto: KJRI Jeddah

Jeddah, LiputanBMI - Salah satu maskapai asal Indonesia Sriwijaya Air dalam waktu dekat akan menjajal rute penerbangan Jakarta-Jeddah dan Jakarta-Madinah sebanyak 6 kali dalam seminggu, demikian diungkapkan Ary Mercyanto Rachmat, Senior Manager Business Development, PT. Sriwijaya Air usai melakukan kunjungan ke Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi (GACA) di Madinah dan TAIBA selaku operator bandara internasional Madinah, Rabu (21/18).

Kehadiran tim survei pasar dari PT. Sriwijaya adalah untuk melakukan kunjungan ke kantor pusat otoritas penerbangan sipil Arab Saudi atau General Authority of Civil Aviation (GACA) dan otoritas terkait sebagai tindak lanjut dari rencana pemekaran rute baru Maskapai Sriwijaya Air ke Arab Saudi.

Tim Sriwijaya Air yang terdiri dari Ary Mercyanto Rachmat, Kurnia Patria Dharma Jusuf, Senior Manager Finance dan Iman Kurniawan Rahmanto, Senior Manager Quality Performance and Management, berkunjung ke kantor pusat GACA di Riyadh dan melakukan pertemuan dengan Dirjen Transportasi Udara, GACA, Mubarak M. Al-Sharani bersama jajarannya, Minggu (18/12)

Dalam kesempatan tersebut, Tim Sriwijaya Air yang didampingi oleh Atase/Teknis Perhubungan KJRI Jeddah, Nahduddin Sukhaemi Hasan, Pelaksana Fungsi Ekonomi-1 KBRI Riyadh, Kusnaredi Takarijanto, menyerahkan dokumen persyaratan administatif sebagai usulan izin operasional penerbangan berjadwal dari Indonesia ke Arab Saudi dan sebaliknya.

Sriwijaya Air berambisi untuk ikut meramaikan rute penerbangan Jakarta-Jeddah, Jakarta Madinah dan Medan-Jeddah serta sebaliknya, setelah mengkaji besarnya potensi industri penerbangan dengan rute tersebut, khususnya penerbangan haji dan umrah.

Untuk mewujudkan ambisinya, PT. Sriwijaya Air akan menambah empat pesawat berbadan lebar dan menurut rencana akan menggunakan pesawat B777-300ER.

Saat bertemu dengan Duta Besar RI, Agus Maftuh Abegeriel di Riyadh dan Konjen RI, M. Hery Saripudin di Jeddah, Tim Sriwijaya Air menyampaikan bahwa Sriwijaya Air merupakan maskapai swasta terbesar ketiga setelah Garuda Indonesia dan Lion Air di Indonesia yang berkatagori baik dalam operasional domestik di Indonesia.

Dubes RI Riyadh maupun Konjen RI Jeddah menyambut baik dan mendukung penuh rencana Sriwijaya Air tersebut dan berharap agar penerbangan rute Jakarta-Jeddah, Jakarta-Madinah , dan Medan-Jeddah serta sebaliknya secara berjadwal dapat segera terwujud dan berkelanjutan.
(IS, 22/12)

BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
ATC Cargo
psstki