Berita > Opini
Dirjen Hubla Baru, Semoga Kesejahteraan Pelaut Diperhatikan
04 Nov 2017 00:11:00 WIB | Syafii | dibaca 3908
Ket: Ketua Umum PPI Andri Yani Sanusi
Foto: metroTV news
Nasional, LiputanBMI - Direktur Utama PT Industri Kereta Api (Inka), Agus H Purnomo, dilantik menjadi Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan. Pelantikan dilakukan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di kantornya, Jumat (03/11/17).

Pergerakan Pelaut Indonesia (PPI) menyambut baik pelantikan Dirjen Perhubungan Laut yang baru dan berharap dengan sudah adanya dirjen baru tersebut, dapat membawa perubahan yang lebih baik dalam sistem tata kelola di Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, salah satunya tentang kepelautan.

“Dirjen Hubla yang baru semoga lebih baik lagi, lebih peduli terhadap nasib dan kesejahteraan pelaut, lebih terbuka dan siap menampung aspirasi dari Serikat Pekerja agar tercipta hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku antara pengusaha di bidang pelayaran dengan para pelaut selaku kaum pekerja,” ujar Ketua Umum PPI, Andri Yani Sanusi kepada Liputan BMI melalui pesan selulernya, Sabtu (04/11/17).

Andri menambahkan, selama ini kesejahteraan pelaut kurang mendapat perhatian dari Pemerintah, padahal pelaut merupakan salah satu roda penggerak perekonomian bangsa dari sisi ketenagakerjaan di bidang maritim.

“Masih banyak pelaut di negeri ini yang diupah jauh dibawah kata layak. Sebagai contoh, UMP DKI Jakarta tahun 2017 sebesar 3,3 juta dan 2018 sebesar 3,6 juta perbulan, tetapi di lapangan Kita temui pelaut hanya mendapatkan upah di bawah dua juta perbulannya, ini sungguh miris!” Ungkap Andri.

Dengan pelantikan Dirjen Hubla tersebut, Andri meminta kepada Dirjen yang baru agar bersinergi dengan Kementerian di bidang Ketenagakerjaan dalam rangka membahas sistem pengupahan bagi pelaut sesuai ketentuan Pasal 337 Undang Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran Junto Pasal 22 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2000 tentang Kepelautan.

(IS, 04/11)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
ATC Cargo
psstki