Berita > Sosok
Belajar dari Youtube, Mantan BMI Memulai Usaha Kerajinan Sandal
04 Dec 2017 13:44:42 WIB | Yully Agyl | dibaca 2347
Ket: Qurotul, mantan BMI yang pengrajin sandal di lapaknya
Foto: Qurotul
Malang, LiputanBMI - Setiap kita yang bekerja di luar negeri, pasti punya keinginan sesegera mungkin pulang, berkumpul dan membuka usaha yang bisa selalu dekat dengan keluarga.

Demikian juga yang dilakukan Qurotul Istikanah (39), mantan BMI Hong Kong. Dengan tekatnya yang tidak ingin kembali ke LN, bersama suami, Quratul mengolah bakat keterampilan membuat sandal menjadi ladang rezeki.

"Awalnya, saya dan suami membuat sandal ini hanya belajar dari Youtube. Ya... cuma untuk dipakai sendiri, terus bikin lagi ditawar-tawarkan ke tetangga-tetangga. Karena laku, ya terus bikin, saya jual dari kampung ke kampung. Sekarang, selain kami buka lapak di depan pabrik rokok juga menerima pesanan," ungkap Quratul kepada LiputanBMI.

Sebelumnya, ia menjadi BMI selama delapan tahun di satu majikan. Keinginannya awal saat itu adalah ingin memberangkatkan haji kedua orang tuanya, tetapi belum terlaksana niatnya, ibunya terlebih dahulu menghadap Illahi.

"Dari uang sisa tabungan setelah buat biaya bapak naik haji, kami buat modal usaha bikin sandal. Akhir tahun ini usaha sandal kami sudah berjalan satu tahun. Walaupun masih dalam skala kecil, tapi kami senang karena sudah mulai dikenal orang dan ada beberapa reseller yang mau mengambil," papar istri dari Didik Supriyanto ini.

Mereka memproduksi sandal di rumahnya yang beralamat di Perumahan D5 Garden, Gang Pesantren, Genengan Pakisaji, Malang, Jawa Timur. Modelnya bervariatif dengan harga pasaran relatif murah dari Rp 8000 hingga Rp 20.000. Tetapi untuk sandal unik dengan tulisan yang diminta pembeli mempunyai harga berbeda.

Proses pengerjaan dilakukan Quratul, suami dan adik-adiknya. Biarpun nominal penghasilan jauh dari gaji ketika menjadi BMI, ia merasa senang karena bisa selalu berkumpul dengan keluarga dan mempunyai usaha sendiri.

"Insya Alloh, saya ingin mengembangkan usaha ini, tidak ingin jadi BMI lagi. Secara perlahan kalau ada kemauan pasti ada jalan. Buat teman-teman yang masih di LN, gunakan kesempatan bekerja sebaik-baiknya untuk mengumpulkan modal sebanyak-banyaknya," imbuhnya.

"Jangan takut memulai usaha dari yang kecil. Silakan, untuk teman-teman yang ingin memesan sandal untuk dipakai sendiri atau dijual lagi, bisa menghubungi saya di nomer 082257833572. Siapa tahu bisa sama-sama menjadi ladang rezeki," pungkas Quratul, yang juga mempunyai toko sembako dan jasa transportasi Mellaty Travel.
(YLA, 04/12)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
ATC Cargo
psstki