Berita > Ekosospol
Gempa 6,0 SR Guncang Hualien Taiwan, KDEI Buka Hotline Pengaduan
07 Feb 2018 21:12:10 WIB | Yully Agyl | dibaca 1177
Ket: Kerusakan akibat gempa 6,0 SR dan nomer hotline pengaduan
Foto: CNA dan FB
Yilan, LiputanBMI - Belum lancarnya akses transportasi pasca gempa berkekuatan 6.0 SR yang mengguncang Taiwan bagian timur pada Selasa (6/2/2018) lalu mengakibatkan KDEI belum bisa membuka posko di Hualien, kawasan yang menjadi pusat gempa.

Oleh karena itu, untuk menampung pengaduan dari BMI yang mengalami masalah atau membutuhkan bantuan akibat gempa, KDEI membuka hotline pengaduan.

Nomor hotline KDEI yang bisa dihubungi, yaitu 0966148669 (Kadir), 0979374443 (Nugroho), atau bisa juga menghubungi 0989814406 (Tantri).

CNA Taiwan, Rabu (7/2/2018), melaporkan, pusat gempa diketahui berada di laut sekitar 18,3 kilometer sebelah utara Hualien pada kedalaman 10 km. Getaran terkuat dengan intensitas 7, dirasakan di Kota Hualien dan Kota Nan'ao di Kabupaten Yilan. Getaran dengan intensitas berbeda dirasakan di Nantou, Taichung dan Yunlin dan di Taiyuan, Hsinchu, Taitung dan Taipei.

Hingga saat ini, 6 orang dilaporkan meninggal dunia, 258 orang luka-luka dan 67 orang belum diketemukan. Selain itu, juga terjadi kerusakan infrastruktur yang cukup parah. Data statistik kerusakan akibat gempa Hualien menunjukkan 4 gedung roboh (miring), yaitu Gedung Marshal Hotel, apartemen No. 2, Guo Sheng Six Street, apartemen No. 41, Guo Sheng Six Street, Yun Chuei Building, No. 2, dan Sang Hsiao Street.

Beberapa jalan raya juga ditutup untuk tindakan pengamanan, sedangkan jembatan yang ditutup total adalah Chih Sing Lake Bridge dan Hualien Bridge.

Jembatan Hualien saat ini berada dalam kontrol lalu lintas. Kendaraan diperbolehkan melakukan perjalanan hanya pada interval tertentu.

Sementara itu sebanyak 31 warga negara asing yang sedang berada di Hualien juga terkena dampak gempa tersebut. Mereka diketahui, 14 warga Korea Selatan, 9 warga Jepang, 2 orang Cheska, 2 warga Singapura, dan 1 orang Filipina. Sedangkan kebangsaan dari 3 orang lainnya belum diketahui.

Dua warga Singapura dan 13 warga Korea saat ini berada di tempat penampungan sementara di sebuah stadion di Hualien. Sementara 1 dari 15 warga Korea yang menderita luka ringan serta 16 warga negara asing lainnya mendapat perawatan di empat rumah sakit yang berbeda di daerah Hualien, dan kemudian akan segera dipulangkan.
(YLA/FK, 07/02)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
jambore keluarga migran 2018
ATC Cargo
psstki