Berita > Seputar TKI
Keluarga Berharap Perwakilan RI Bantu Bebaskan 105 Pekerja Indonesia yang Ditangkap Imigrasi Malaysia
08 Feb 2018 20:58:01 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 5884
Ket: Operasi Mega di sebuah kilang di Melaka
Foto: FP JIM Melaka
Kota Melaka, LiputanBMI - Keluarga berharap perwakilan pemerintah RI di Malaysia membantu membebaskan 105 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang ditangkap dan ditahan oleh Imigrasi Melaka pada 15 Januari 2018 lalu.

Wati Yaniningsih, warga Desa Kambangsari RT02/RW04, Kecamatan Alian, Kebumen, Jawa Tengah mengaku, adiknya yang berinisial BA telah ditangkap dan ditahan Imigrasi Melaka sejak hampir sebulan yang lalu. Padahal, kata Wati, adiknya yang bekerja di kilang (pabrik) Dominant Semiconductor di Melaka tersebut berangkat secara resmi sesuai prosedur yang berlaku.

“Saya hanya berharap perwakilan pemerintah RI di Malaysia membantu membebaskan adik saya dan teman-temannya. Kalau masalahnya cepat selesai agar bisa segera pulang,” kata Wati dalam keterangan tertulis yang dikirim ke redaksi LiputanBMI, Rabu (7/2/2018).

Lebih lanjut Wati menceritakan, adiknya berangkat ke Malaysia pada Juni 2016 melaui PT Dian Yoga Perdana kantor perwakilan Kebumen dan pada awalnya diberitahukan bahwa penempatan kerjanya di kawasan Selangor.

“Ketika pertama dia sampai di Malaysia, katanya penempatan di Selangor, lha kok ternyata malah di Melaka. Saat itu saya merasa ada yang gak beres dan sekarang kejadian, adik saya ditangkap imigrasi. Jujur semua kaget, sedih, kepikiran gimana kondisi adik di sana, jauh dari keluarga dan sampai saat ini kami tidak tahu perkembangan penanganan kasuanya,” ungkap Wati.

Fans Page Jabatan Imigresen Melaka pada 16 Januari 2018 mem-posting tentang Operasi Mega yang memeriksa sebuah kilang beralamat di Lot 6, Batu Berendam Free Trade Zone Phase III, 75350 Melaka.

Dalam operasi pada 15 Januari itu telah dilakukan pemeriksaan terhadap 355 orang dan 133 orang di antaranya telah ditangkap karena pelanggaran keimigrasian. 105 dari 133 orang yang ditangkap adalah pekerja asal Indonesia dan salah satunya adalah adik Wati Yatiningsih.

(FK/FK, 08/02)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
jambore keluarga migran 2018
ATC Cargo
psstki