Berita > Seputar TKI
Bukan Hanya Iqama, Dokumen Ini Juga Dipalsukan Untuk Kelabui KJRI Jeddah
11 Mar 2018 14:45:06 WIB | Iyad Wirayuda | dibaca 2623
Ket: Ilustrasi surat dari jawazat
Foto: google
Jeddah, LiputanBMI - Korban penipuan iqama (kartu izin tinggal) palsu di Jeddah, Arab Saudi satu persatu mulai buka mulut. Ada motif lain yang digunakan pelaku KA dalam melancarkan aksinya menipu para korban.

Korban terlebih dahulu disuruh membuat paspor di KJRI Jeddah agar iqama dapat terdaftar online di database Imigrasi Arab Saudi (Jawazat).

Hal ini diungkapkan SY (48) TKI asal Malang, Jawa Timur yang mengaku menjadi korban penipuan iqama palsu. SY mengaku harus membayar biaya sebesar SR 6,000 untuk membuatkan iqama istrinya.

"Kalau saya TKI resmi, cuman saya berusaha membuatkan iqama untuk istri saya. Saya tahu informasi ini karena kedua saudara saya juga telah membuat iqama dari KA," kata SY saat dimintai keterangan melalui sambungan seluler, Sabtu (10/3).

Masih kata SY, agar iqama yang telah dibuat terdaftar online di jawazat, dia disuruh membuat paspor di KJRI Jeddah.

"Saya datang sama istri ke KJRI Jeddah untuk membuat paspor, saat ditanya paspor yang lama ngakunya hilang. Salah satu staf imigrasi KJRI Jeddah menyarankan agar membuat laporan kehilangan di jawazat," ungkapnya.

"Kemudian KA menawarkan surat kehilangan dari Jawazat dengan harga SR 1,000. Tapi setelah dibawa ke KJRI Jeddah, ternyata surat dari jawazat dan iqama tidak online," tambahnya.

Meski sadar telah ditipu, SY masih mempunyai harapan agar uang hasil jerih payahnya bersama sang istri dapat kembali.

"KA telah SMS ke saudara saya katanya masalah uang akan diganti. Meskipun rasanya mushtahil, tapi saya masih berharap uang dapat kembali walau tidak seutuhnya. Dari kejadian ini hikmahnya adalah agar kita tidak mudah percaya sama orang lain," pungkasnya.


(IYD/IYD, 11/03)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
jambore keluarga migran 2018
ATC Cargo
psstki