Berita > Seputar TKI
KBRI Kuala Lumpur Buka 24 Jam, Dubes Rusdi: Ini Rumah Kita
06 Aug 2018 20:39:06 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 2642
Ket: Dubes Rusdi Kirana berpose bersama dg Komunitas WNI seusai pertemuan
Foto: KBRI KL/LMBIMY
Kuala Lumpur, LiputanBMI - Duta Besar Rusdi Kirana menegaskan, KBRI Kuala Lumpur adalah rumah warga negara Indonesia yang berada di Malaysia. Oleh karena itu, KBRI Kuala Lumpur telah membuka pintu selama 24 jam untuk melayani masyarakat.

Selain itu, dengan pelayanan non stop selama 24 jam, apabila sewaktu-waktu ada WNI yang membutuhkan pertolongan bisa datang dan langsung masuk, tanpa menunggu.

Hal tersebut disampaikan Dubes Rusdi dalam acara ‘Ngopi Aspirasi’ bersama Komunitas WNI/PMI di Wisma Duta Indonesia, Kuala Lumpur, Minggu (5/8/2018).

“KBRI itu rumah kita. Rumah kita berarti rumah ibu, rumah bapak, rumah saya. Kalau ada yang sedang dalam kesulitan monggo datang ke KBRI, anytime datang saja. Tidur di KBRI silakan,” kata Dubes Rusdi.

Lebih lanjut Dubes Rusdi mengatakan, kalau KBRI fungsinya ekslusif maka tidak ada gunanya rakyat membayar pajak untuk membangun gedung KBRI.

“Gedung KBRI itu inklusif, milik bersama. Bukan milik pegawai KBRI tapi rumah kita bersama. Jadi tolong sampaikan kepada saudara-saudara kita yang sedang dalam kesulitan untuk datang ke KBRI agar kami bisa membantu,” katanya.

Menanggapi apa yang disampaikan Dubes Rusdi, pegiat pekerja migran dari Komunitas Serantau, Sumarno yang hadir dalam pertemuan tersebut mengatakan, beberapa gebrakan KBRI Kuala Lumpur dalam upaya meningkatkan pelayanan memang patut mendapat apresiasi.

“Bagaimanapun, di bawah kepemimpinan Dubes Rusdi, KBRI Kuala Lumpur telah melakukan beberapa langkah perbaikan dalam hal pelayanan dan itu patut kita apresiasi,” kata Sumarno.

Terkait pelayanan 24 jam, kata Sumarno, meskipun pelayanan pengurusan dokumen baru bisa dilayani pagi harinya pada jam kerja, WNI yang datang ke KBRI pada malam hari bisa langsung masuk gedung KBRI dan bisa mengambil nomor antrean mulai pukul 12 malam.

Bahkan, lanjutnya, Dubes Rusdi juga memberikan tempat di KBRI dan Wisma Duta kepada Komunitas/Paguyuban WNI yang ingin melakukan pertemuan asalkan pada hari Sabtu atau Minggu.

“Menurut beliau, KBRI adalah rumah kita dan kita berhak menggunakan fasilitas tersebut,” imbuhnya.

Lebih dari itu, menurut Sumarno, kebijakan kemudahan pengurusan paspor bagi WNI/PMI, baik yang berdokumen resmi maupun tidak serta kemudahan pengurusan akte lahir bagi anak-anak WNI, baik yang orang tuanya menikah resmi atau tidak juga patut mendapat apresiasi.



(FK/FK, 06/08)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
jambore keluarga migran 2018
ATC Cargo
psstki