Berita > Seputar TKI
Bareskrim Mabes Polri Tangkap Penyelundup 150 PMI Ilegal ke Maroko
14 Sep 2018 15:27:09 WIB | Jafry Aljawad | dibaca 607
Ket: Bareskrim Polri mengungkap kasus perdagangan orang, (Ilustrasi)
Foto: Wartakota
Jakarta, LiputanBMI - Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Mabes Polri membongkar jaringan perdagang orang ke Maroko, Afrika Utara.

Wadirtipidum Bareskrim Polri Komisaris Besar Panca Putra mengatakan, sindikat perdagangan orang ini setidaknya berhasil memberangkatkan 150 TKI secara non-prosedural.

"Yang diberangkatkan ada 150 TKI," katanya di Bareskrim Mabes Polri, Jalan Medan Merdeka Timur, Gambir, Jakarta Pusat. Kamis (13/9/2018).


Setidaknya terdapat tiga pelaku yang diamankan, mereka berinisial CS, KU dan IY. Masing-masing dari mereka memiliki peranan yang berbeda-beda.

"Kami berhasil mengamankan CS memiliki perekrut, KU sponsor dari Jakarta memfailitasi para TKI yang akan diberangkatkan ke Batam, dan IY yang menghandle dari Batam," ucapnya.

Panca mengungkapkan sebelum mendarat di Maroko, para TKI terlebih dahulu transit di Singapura dan diteruskan ke Maroko.

"Korban diberangkatkan dari Jakarta ke Batam lalu ke Singapura lalu ke Maroko," tuturnya.

Terbongkarnya pengiriman TKI yang non-prosedural, berawal dari adanya laporan dari KBRI Maroko bahwa terdapat penyelundupan TKI ilegal.

Sebagaimana diketahui, Maroko merupakan salah satu 19 negara yang di ada kawasan Timur Tengah yang sudah dihentikan dan dilakukan pelarangan pengiriman tenaga kerja.


Sumber: Wartakota
(JWD/JWD, 14/09)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
ATC Cargo
psstki