Berita > Seputar TKI
Sujai, PMI Asal Bangkalan Sebulan Lebih Menghilang dari Tempat Kerjanya
11 Oct 2018 20:10:55 WIB | Nasrikah | dibaca 2442
Ket: Sujai
Foto: Abdul Ghofur
Kuala Lumpur, LiputanBMI - Sujai (33), Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia asal Bangkalan, Jawa Timur dilaporkan telah menghilang dari tempat kerjanya sejak 28 Agustus 2018 lalu.

Seorang temannya yang bernama Rofiih telah membuat laporan ke polisi di Balai Polis Selayang pada 8 September2018. Dalam laporannya, Roffih menyebutkan bahwa Sujai meninggalkan tempat kerjanya di Bandar Baru Selayang, Selangor pada Selasa (28/8) tengah hari.

“Pada hari Selasa, 28 Agustus 2018 sekitar pukul 13.07, ketika berada di tempat kerja, Jalan 14/2A Bandar Baru Selayang, Selangor, kawan saya yang bernama Sujai telah berjalan kaki entah ke mana tujuannya. Saya sudah berusaha memanggilnya, tetapi tidak dihiraukan. Hingga sekarang, kawan saya masih belum pulang ke rumah. Saya membuat laporan polisi ini karena merisaukan keselamatannya dan khawatir terjadi apa-apa yang tidak diinginkan,” ungkap Rafiih dalam laporannya ke polisi.

Sementara menurut keterangan adik ipar Sujai yang bernama Abdul Ghafur, Sujai sebenarnya telah berencana untuk pulang ke Indonesia pada 20 September 2018 lalu. Namun, tiba-tiba ia menghilang dari tempat kerjanya tanpa membawa paspor dan Hand Phone.

Selama empat tahun di Malaysia, kata Abdul Ghafur, Sujai bekerja sebagai pekerja kontruksi dan berstatus masih bujangan. Menurut Abdul Ghafur, Sujai orangnya pendiam dan selama ini tidak pernah bertingkah laku yang aneh-aneh.

“Sujai rencananya pulang bulan September lalu karena sudah habis (masa berlaku, Red) permitnya, tetapi dia menghilang tanpa membawa paspor dan HP. Kami sudah mencarinya ke penjara Kajang dan Semenyih, juga ke kantor imigresen di Jalan Duta. Tetapi usaha kami gagal, tidak mendapatkan informasi apa pun,” kata Abdul Ghafur kepada LiputanBMI, Kamis (11/10).

Untuk itu, Abdul Ghafur berharap dan meminta tolong kepada siapa pun yang bertemu atau mengetahui keberadaan Sujai agar menghubungi nomor telepon +6011 1192 6896.

“Kami mengharapkan bantuan dari sesiapa saja, mungkin ada yang mengenali ataupun pihak-pihak yang bisa membantu menemukan abang ipar saya. Orang tua kami di kampung sangat kepikiran dan menghawatirkannya. Keluarga berharap supaya Sujai bisa segera ditemukan dan bisa pulang secepatnya,” harap Abdul Ghafur.

(NS/FK, 11/10)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
ATC Cargo
psstki