Berita > Seputar TKI
Malaysia Berlakukan Aturan Baru Mengenai SIM bagi Warga Negara Asing
11 Oct 2018 20:15:18 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 3343
Ket: Edaran KBRI mengenai SIM
Foto: KBRI KL
Kuala Lumpur, LiputanBMI - Pemerintah Malaysia memberlakukan aturan baru mengenai Surat Izin Mengemudi (SIM) bagi warga negara asing termasuk Warga Negara Indonesia (WNI).

Melalui Nota Diplomatik Kemlu Malaysia No KLN32/2018 yang diterima KBRI Kuala Lumpur pada 3 Oktober 2018, pemerintah Malaysia memberitahukan kepada seluruh perwakilan asing dan organisasi internasional bahwa proses konversi SIM untuk SIM negara asing ditangguhkan untuk sementara waktu, efektif per 24 September 2018.

Oleh karena itu, dalam Surat Edaran yang dikeluarkan, Kamis (11/10), KBRI Kuala Lumpur menyebutkan, untuk sementara tidak menerbitkan surat konversi SIM.

Selanjutnya, pemerintah Malaysia memberlakukan kebijakan baru mengenai SIM bagi warga negara asing sebagai berikut:

1. Pemegang SIM negara asing, termasuk SIM Indonesia yang hendak mengemudi di Malaysia harus memiliki SIM Internasional (International Driving Permit) dan SIM Indonesia yang masih berlaku.

2. Bagi WNI yang tidak memiliki SIM Internasional dapat mengajukan permohonan untuk mendapatkan Lesen Kendaraan Malaysia (Driving Licence Malaysia) di Institut Mengemudi Malaysia (Malaysia Driving Institute)

***
Proses pembuatan SIM Internasional bagi WNI bisa dilakukan di Korlantas Polri, Jl. MT. Haryono Kav. 37-38 Jakarta (Telp. +62 21 7989702) dengan persyaratan:

a. KTP asli dan Fotokopi
b. Paspor asli dan Fotokopi
c. SIM yang masih berlaku
d. Materei Rp 6000
e. Pas Foto terbaru 4x6 sebanyak 3 lembar (untuk pria berdasi dan wanita menggunakan blazer dengan latar belakang biru.

(FK/FK, 11/10)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
ATC Cargo
psstki