Berita > Seputar TKI
PMI di Hong Kong Didenda HKD 400 karena Tertangkap Jualan di Taman Victoria
07 Dec 2018 21:14:36 WIB | Yully Agyl | dibaca 700
Ket: PMI di taman Victoria
Foto: Asia Times HK
Hongkong, LiputanBMI - Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Hong Kong didenda HKD 400 pada persidangan Pengadilan Magistrates Timur, karena didakwa menjual makanan dan minuman secara ilegal di Taman Victoria, Couseway Bay.

PMI dengan nama panggilan Atul tersebut telah bekerja di Hong Kong selama empat tahun. Awalnya dia bersikeras tidak bersalah dan tidak tahu kalau menjual makanan di taman itu ilegal, tetapi dia kemudian mengaku bersalah atas tuduhan itu.

Sebagaimana dilansir Asia Times HK, Jumat (7/12/2018), Petugas dari Departemen Layanan Pariwisata dan Budaya menangkap Atul ketika sedang menjual makanan dan minuman di taman pada 18 April 2018 lalu. Petugas melihat Atul melakukan transaksi penjualan dan tertangkap tangan ketika sedang melayani seorang pembeli.

Ketika para petugas mendekati dan menunjukkan kartu identitas serta menanyakan apakah dia benar-benar menjual makanan, Atul mengangguk dan menjawab 'Ya'. Petugas kemudian menyita 3 botol air mineral, 4 botol teh hijau dan beberapa kotak makanan.

Dalam persidangan, Atul bersikeras mengatakan bahwa dia tidak bersalah dan tidak mengerti apa yang dikatakan petugas karena mereka berbicara bahasa Kanton ketika menangkapnya. Namun hakim mengatakan ada bukti yang memberatkan, termasuk foto dan saksi.

Hakim menyatakan dia bersalah, bahkan bisa didenda hingga maksimal HKD 2.000 atau harus menjalani hukuman penjara 14 hari.

Namun, setelah mendiskusikan masalah ini dengan majikannya, pekerja rumah tangga itu mengakui kesalahan dan hakim memutuskan untuk mengurangi hukuman menjadi denda sebesar HKD 400.
(YLA/YLA, 07/12)
Universitas Terbuka Riyadh
-