Berita > Komunitas
SBMI Lumajang Gelar Musyawarah Cabang
07 Jan 2019 22:13:29 WIB | Juwarih | dibaca 343
Ket: DPC SBMI Lumajang Menggelar Muscab di Aula Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lumajang, pada Minggu 6 Januari 2019
Foto: SBMI Lumajang
Nasional, LiputanBMI - Dewan Pimpinan Cabang Serikat Buruh Migran Indonesia (DPC-SBMI) Kabupaten Lumajang, Jawa Timur menggelar Musyawarah Cabang untuk memilih kepengurusan SBMI Lumajang periode 2019-2024 pada Minggu 6 Januari 2019.

Muscab yang dihadiri anggota DPC SBMI Lumajang dan perwakilan dari DPW SBMI Jawa Timur, mengagendakan Laporan Pertanggungjawaban baik secara kegiatan maupun keuangan organisasi serta pemilihan kepengurusan yang baru.

"Alhamdulillah, Muscab SBMI Lumajang berjalan lancar tanpa hambatan digelar di Aula Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lumajang di Jl. Veteran No. 72, Lumajang, Jawa Timur," ujar ketua panitia Muscab, Dwi Wismo Wardono, saat dikonfirmasi LiputanBMI melalui pesan elektronik, pada Senin (7/1/2019).

Setelah sesi laporan pertanggungjawaban diterima oleh semua anggota, lanjut ke sesi pemilihan jajaran kepengurusan DPC SBMI Lumajang periode 2019-2024 secara aklamasi, Dwi Wismo Wardono, SH. MH, terpilih sebagai ketua. Adapun untuk jabatan sekretaris dan bendahara dijabat oleh Achmad Zakky Qhufron, SH., dan Johan Dwi Sasongko.

"Saya ucapkan terima kasih kepada teman-teman yang sudah mempercayai kami bertiga untuk menakhodai SBMI Lumajang lima tahun kedepan," ucap Dwi Wismo Wardoyo dalam sambutannya usai terpilih sebagai ketua.

Lanjutnya, mengatakan Pekerja Migran Indonesia (PMI), Purna dan keluarga PMI asal Lumajang sudah saatnya menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab). Terutama pemberian advokasi secara maksimal, agar nantinya para pahlawan devisa ini dapat bekerja dengan baik dan dapat menekan angka permasalahan PMI ketika berada di tempat kerjanya.

"Hingga saat ini masih banyak laporan dan informasi kasus PMI asal Lumajang yang mengalami berbagai persoalan di tempat kerjanya, yang kadang berujung pada kematian," papar Dwi Wismo Wardoyo.

Untuk itu menurutnya, ke depan SBMI Lumajang akan melakukan langkah koordinasi dan membangun sinergitas dengan Pemkab untuk menekan angka permasalahan PMI dan keluarganya.

"Selaras dengan visi dan misi SBMI, yaitu terwujudnya harkat, martabat dan kesejahteraan yang berkeadilan gender bagi Buruh Migran Indonesia dan keluarganya, termasuk melakukan pendidikan kritis, memperjuangkan hak-hak mereka serta yang lebih penting adalah membangun ekonomi alternatif produktif bagi PMI," pungkasnya.
(JWR/IYD, 07/01)
Universitas Terbuka Riyadh
-