Berita > Seputar TKI
Pemilu 2019, BMI di Hong Kong Sudah Mulai Nyoblos
21 Mar 2019 21:05:18 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 1314
Ket: Oliv dan kertas suara Pemilu 2019
Foto: Oliv
Hongkong, LiputanBMI - Di dalam negeri, Pemilu 2019 memang baru akan digelar pada 17 April nanti. Namun, pemilih yang berdomisili di luar negeri, termasuk para Buruh Migran Indonesia (BMI) di Hong Kong saat ini sudah bisa mencoblos.

Seorang BMI di Hong Kong bernama Oliv Vitha mengatakan, ia telah mendapat kertas suara dari PPLN Hong Kong yang dikirim melalui pos ke alamat majikannya di daerah Kennedy Town, Kamis (21/3/2019).

“Saya sudah bisa mencoblos karena sudah dapat kiriman kertas suara yang dikirim ke alamat majikan saya siang tadi,” kata Oliv kepada LiputanBMI melalui sambungan telepon, Kamis (21/3) malam.

BMI asal Banyuwangi, Jawa Timur yang sudah tujuh tahun bekerja di Hong Kong tersebut mengaku telah dua kali mengikuti pemilu di luar negeri, yaitu Pemilu 2014 dan Pemilu 2019 ini.

Khususnya kepada sesama BMI di Hong Kong, Oliv berpesan agar tidak golput dan mengajak memilih yang terbaik untuk Indonesia.

“Jangan golput, ya. Golput itu berat, ntar kamu nyesel lo lima tahun lamanya. Ayo pilih yang terbaik untuk Indonesia,” pesan Oliv.

Dalam pernyataan kepada media di Kantor KPU, Jakarta, Kamis (21/3), Komisioner KPU, Ilham Saputra membenarkan pemilih luar negeri sudah bisa mencoblos. Dengan catatan, mereka telah terdaftar dalam kategori pemilih melalui pos.

Ilham menjelaskan, para pemilih tersebut wajib mengirimkan hasil pilihan yang telah tercoblos ke PPLN di negara tempat tinggalnya masing-masing. Nantinya proses penghitungan suara tetap dilakukan serentak 17 April 2019.

Pemungutan suara jalur pos adalah salah satu metode KPU RI di luar negeri, selain kotak suara keliling dan datang langsung ke TPSLN di KBRI/KJRI di masing-masing negara.

(FK/FK, 21/03)
Universitas Terbuka Riyadh
-