Berita > Seputar TKI
PMI Hong Kong Asal Jember Jadi Korban Hipnotis oleh Pacar Medsosnya
13 May 2019 22:02:41 WIB | Juwarih | dibaca 1112
Ket: Kasi Bina Penta TKI Disnakertrans Kabupaten Subang, H. Indra Suparman, bersama PMI Hong Kong asal Jember, Jawa Timur di ruang kerjanya
Foto: Disnakertrans Kabupaten Subang
Subang, LiputanBMI - Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Jember, Jawa Timur berinisial DLPI dikabarkan telah menjadi korban hipnotis dan dibuang di Binong, Subang, Jawa Barat oleh pria yang ia kenal di medsos, pada Minggu (12/5/2019).

Hal tersebut disampaikan Kasi Bina Penta TKI Disnakertrans Kabupaten Subang, H. Indra Suparman kepada LiputanBMI di Subang, pada Senin (13/5).

"Seorang PMI asal Jember inisial DLPI yang baru pulang dari Hong Kong dilaporkan telah menjadi korban hipnotis dan dibuang di Jl. Raya Wales, Binong, Subang," kata Kasi Bina Penta TKI Disnakertrans Kabupaten Subang.

Berdasarkan keterangan dari korban, H. Indra Suparman menceritakan, awalnya korban hendak pulang ke kampung halamannya di KP. Mayang, Kabupaten Jember, Jawa Timur hendak merayakan Lebaran.

Niat kepulangannya tersebut direspon oleh seorang pemuda yang ia kenal melalui akun facebook yang mengaku bernama Hari Sapto Yudo, lelaki asal Yogyakarta dengan menawarkan akan dijemput kepulangannya di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

"Karena si pemuda merayu dengan iming-iming akan menikahi dan bersedia mengantarnya pulang ke kampung halaman untuk merayakan lebaran akhirnya sikorban termakan rayuannya," ujar Indra.

Lanjutnya, kemudian pada Minggu (12/5) korban tiba di Bandara Soekarno-Hatta dan bertemu dengan si pelaku dengan membawa mobil. Oleh pria yang mengaku bernama Hari Sapto Yudo tersebut, DLPI diminta untuk jangan dulu langsung pulang ke Jember namun akan diperkenalkan terlebi dahulu dengan orang tua Hari di Yogyakarta.

Namun ketika di tengah perjalanan, pacar yang dikenal melalui facebook tersebut meminta dirinya untuk membeli air mineral di Indomaret di Jl. Raya Wates, Binong, ketika membeli air tersebut pelaku langsung kabur meninggalkan si korban.

Namun ketika di tengah perjalanan, pacar yang dikenal melalui facebook tersebut meminta dirinya membeli air mineral di Indomaret Wates-Binong, ketika membeli air tersebut pelaku kabur.

“Pelaku telah berhasil membawa barang berharga milik korban senilai Rp 20 juta, kondisi korban saat ini diseperti orang linglung, dan kami secepatnya akan pulangkan DLPI ke kampung halamanya di Jember,” ungkap Indra.

Sementara itu untuk penanganan hukum pidananya kata Indra sudah dilaporkan ke Polsek Binong dengan bukti lapor polisi (LP) Nomor : LP-B/43/V/2019/JBR/RES SBG/SEK BINONG tertanggal 12 Mei 2019.

"Pelaku diduga telah melakukan perbuatan Penipuan dan Penggelapan sebagaimana diatur dalam Pasal 378 jo 372 KUHPidana," pungkasnya.
(JWR/IYD, 13/05)
Universitas Terbuka Riyadh
-