Berita > Seputar TKI
PMI Ini Dilaporkan Bawa Kabur Perhiasan Majikan Senilai NTD 320 ribu
07 Jun 2019 22:26:03 WIB | Hani Tw | dibaca 2848
Ket: PMI dilaporkan mencuri dan membawa kabur perhiasan majikan
Foto: Internet
Taipei, LiputanBMI - Apes, sudah jatuh tertimpa tangga. Mungkin kata inilah yang tepat untuk Rita (nama samaran), pekerja migran Indonesia yang baru kabur selama satu bulan sudah tertangkap oleh polisi pada awal Mei 2019 lalu.

Bukan itu saja, selain tertangkap polisi Rita juga harus berurusan dengan hukum atas tuduhan mencuri perhiasan milik majikan senilai NTD 320 ribu atau setara dengan Rp.146 juta.

Sebagaimana diceritakan teman Rita kepada LiputanBMI (6/6/2019), Rita sebelumnya bekerja sebagai perawat Akong di daerah Taipei City, ia merasa tidak betah karena setiap hari hanya dikasih makan bubur oleh majikannya, kemudian ia kabur.

"Menurut Rita, ia setiap hari hanya dikasih makan bubur oleh majikannya, itupun hanya setengah mangkok saja, "jelas teman Rita.

Rita yang baru bekerja selama delapan bulan sebagai perawat Akong, sebelum memutuskan kabur Rita juga sudah menghubungi agen untuk meminta bantuan. Agen hanya menyuruh Rita untuk sabar dan berusaha bertahan dulu.

"Saat Rita mengadu ke agen hanya disuruh sabar, dan sabar terus, akhirnya ia tidak tahan lalu memutuskan untuk kabur, "kata teman Rita kemudian.

Lanjutnya, ia juga baru tahu setelah menerima telpon dari Rita yang waktu itu sudah berada di rumah detensi imigrasi Yilan.

Masih menurut keterangan teman Rita, setelah tertangkap beberapa hari, Rita dipanggil ke pengadilan untuk mengikuti sidang. Saat itu ia baru mengetahui kalau majikan melaporkannya ke polisi bahwa ia telah mencuri perhiasan.

Rita yang tidak pernah melihat seperti apa perhiasan tersebut apalagi mengambil, ia meminta supaya temannya mencarikan pengacara untuk membantu kasusnya.
(HNI/YLA, 07/06)
Universitas Terbuka Riyadh
-