Berita > Seputar TKI
Bebas dari Tuduhan Mencuri Emas, PMI Asal Indramayu Nangis dan Lakukan Hal Ini
31 Jul 2019 21:13:38 WIB | Hani Tw | dibaca 1164
Ket: A Cing bisa bernafas lega setelah mendengar keputusan pengadilan kalau ia bebas dari tuduhan mencuri emas majikan
Foto: Dok.TCESIA
Taipei, LiputanBMI - Masih ingat dengan pekerja migran asal Indramayu, Acing (nama samaran) yang dituduh mencuri perhiasan majikan senilai NTD 1.000.000 beberapa waktu lalu?

Baca: Kisah PMI Overstayer Mencari Bantuan Hukum Karena Dituduh Curi Perhiasan di Taiwan

Hari ini, Kamis 31 Juli 2019 Acing bisa bernapas lega setelah menerima surat pemberitahua dari pengadilan melalui pengacaranya yang menyatakan bahwa ia bebas dari tuduhan pencurian.

Mendengar hal itu Acing segera menghubungi relawan Kantor Dagang Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei dan keluarganya untuk menyampaikan kabar tersebut.

Ketika dihubungi koresponden LiputanBMI di Taiwan, Rabu (31/7/2019), Acing mengaku merasa lega karena kasusnya sudah selesai dan diperbolehkan pulang.

"Alhamdulilah saya bebas dari tuduhan mencuri dan bisa pulang ke Indonesia," ungkap Acing.

Selain itu Acing juga mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada relawan KDEI Taipei serta pengacara Taoyuan City Employement Service Institute Assocuation (TCESIA) yang mendampinginya.

"Terima kasih banyak pada Bu Hani dan Thai-Thai (salah satu petugas TCESIA, Red.) yang sudah membantu kasus saya sampai selesai," kata Acing.

Acing yang beberapa waktu sempat ditahan Imigrasi Yilan dan ketika dilepaskan kemudian mencari bantuan ke TCESIA mengaku tidak bisa berbuat apa pun selain ucapan terima kasih.

"Mereka baik-baik semua, saya tidak bisa berbuat apa-apa selain mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Konghue ( sebutan lain untuk TCESIA)," jelas Acing.

Sementara dalam kesempatan terpisah, kepada LiputanBMI TCESIA mengatakan, Acing langsung menangis ketika mendengar keputusan dari pengadilan yang menyatakan ia tidak terbukti bersalah.

"Acing langsung menangis ketika saya kabari kalau ia bebas," ungkap TCESIA melalui sekretarisnya Louise Hwang.

Menurutnya, majikan Acing sangat keterlaluan telah menuduhnya mencuri perhiasan emas sebanyak 5 sampai 6 batang.

Lebih lanjut Louise mengatakan, Acing akan menuntut balik majikannya yang telah mencemarkan nama baiknya.

"Pengacara TCESIA akan mendampingi Acing yang akan menuntut hak-haknya sehingga ia bisa pulang ke Indonesia dengan tidak membawa beban," jelas Louise Hwang.
(HNI/FK, 31/07)
Universitas Terbuka Riyadh
-