Berita > Seputar TKI
PMI Asal Magetan yang 13 Tahun Hilang Kontak di Malaysia Sudah Terhubung Keluarga
31 Jul 2019 22:17:07 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 10430
Ket: Nana Aryani
Foto: dok.keluarga/ Dian
Kuala Lumpur, LiputanBMI - Nana Aryani, Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia asal Desa Banjarejo, Kecamatan Ngariboyo, Magetan, Jawa Timur yang sebelumnya diberitakan hilang kontak selama 13 tahun akhirnya berhasil terhubung dengan keluarga.

Menurut keterangan keponakannya, Nana Aryani telah menghubungi keluarga melalui telepon pada Selasa (30/7) malam.

“Alhamdulillah kami sudah bisa terhubung dengan Mbak Aryani. Terima kasih kepada semua pihak yang membantu me-share berita tentang Mbak Aryani,” kata Dian, keponakan Aryani kepada LiputanBMI, Rabu (31/7).

Lebih lanjut Dian menceritakan, Aryani menghubungi keluarga karena ada seseorang yang memberitahu bahwa ia sedang dicari keluarganya setelah membaca berita LiputanBMI yang di-share di Facebook.

“Ada pembaca berita yang mengetahui kebaradaan Mbak Aryani dan kami diberi nomor teleponnya. Tadi malam Mbak Aryani sidah teleponan dengan keluarga Magetan dan tadi siang saya sudah video call dengannnya. Katanya dalam waktu dekat ini dia akan pulang,” kata Dian yang saat ini menjadi PMI di Taiwan.

Untuk itu, Dian meminta kepada semua pihak, khususnya pembaca berita LiputanBMI agar tidak me-share lagi berita hilang kontak Nana Aryani.

“Kami sudah terhubung dengan Mbak Aryani. Mohon kepada teman-teman agar tidak lagi me-share berita hilang kontak atas nama Nana Aryani yang kemarin itu,” ujar Dian.

Baca: Nana Aryani, PMI Asal Magetan 13 Tahun Hilang Kontak di Malaysia

Ketika dikonfirmasi LiputanBMI, Rabu (31/7) malam, adik kandung Nana Aryani di Magetan, Vita Yuniantari mengatakan ayah dan ibu Nana Aryani sangat gembira dapat berkomunikasi dengan anaknya setelah selama 13 tahun kehilangan kontak.

Pihak keluarga, kata Vita, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terhubungnya kembali Nana Aryani dengan keluarganya.

Berdasarkan pengakuan Nana Aryani, kata Vita, selama ini ia tidak menghubungi orang tua dan anaknya karena semua nomor telepon keluarga hilang.

“Atas nama keluarga, kami mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terhubungnya kembali Mbak Nana Aryani dengan keluarga. Sekali lagi terima kasih,” kata Vita.

(FK/FK, 31/07)
Universitas Terbuka Riyadh
-