Berita > Seputar TKI
Ini Penjelasan KJRI Penang Soal Ketentuan Urus SPLP Harus Beli Tiket Dulu
09 Aug 2019 21:26:30 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 1245
Ket: pengumuman KJRI Penang tentang pengurusan SPLP
Foto: KJRI Penang
George Town, LiputanBMI - KJRI Penang, Malaysia menerapkan kebijakan bagi WNI yang mengajukan permohonan pembuatan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) untuk mendaftar program Pendatang Asing Tanpa Izin (PATI) pulang ke negara asal atau program Back for Good (B4G), harus membawa (menunjukkan) tiket kepulangan.

Menurut KJRI Penang, kebijakan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pengurusan SPLP memang untuk pulang.

"Untuk memastikan pengurusan SPLP memang untuk pulang. Selain untuk memudahkan WNI selama Program B4G, aturan ini juga sebagai alat bantu kami untuk mendata jumlah WNI yang memanfaatkan program ini," kata Konsul Pensosbud KJRI Penang Osrinikita Zubhana ketika dikonfirmasi LiputanBMI, Kamis (8/8/2019).

Kebijakan ini tergolong aneh karena untuk membeli tiket pulang ke Indonesia tentu diperlukan dokumen berupa paspor atau SPLP, sedangkan SPLP-nya masih mau diurus.

Namun Nikita menjelaskan, KJRI Penang telah berkoordinasi dengan perusahaan penerbangan (airline) di Penang dan disepakati bahwa WNI yang belum punya paspor atau SPLP bisa membeli tiket dengan nomor paspor B123456.

"Sebelum pengumuman, kami koordinasi dengan perwakilan airline Indonesia di Penang. Yang belum punya paspor/SPLP bisa beli tiket dengan nomor itu. Nanti saat check in akan disesuaikan dgn nomor SPLP," jelas Nikita.
(FK/FK, 09/08)
Universitas Terbuka Riyadh
-