Berita > Seputar TKI
Serikat Pekerja di Taiwan Tuntut Kenaikan Gaji Sebesar 5%
12 Aug 2019 23:29:16 WIB | Hani Tw | dibaca 4668
Ket: Serikat pekerja di Taiwan menuntut kenaikan gaji sebesar 5%
Foto: The Newslens
Taipei, LiputanBMI - Lebih dari 10 Solidaritas serikat pekerja industri di Taiwan mengadakan jumpa pers di depan gedung kantor depnaker untuk melakukan tuntutan kenaikan gaji sebesar 5% pada Senin pagi,(12/8/2019).

Selain menuntut kenaikan gaji, ada dua tuntutan lainnya yaitu penolakan terhadap perbedaan gaji pekerja migran asing dengan gaji pekerja lokal, juga menuntut Depnaker agar secepatnya menetapkan kebijakan tentang "Undang- Undang Upah Minimum" di Taiwan.

Sebagaimana dilansir Commersial Times ( 12/8/2019), dalam menanggapi tiga tuntutan tersebut, Kementerian Tenaga Kerja akan mengadakan pertemuan legislatif pertama pada 14 Agustus mendatang.

Dalam pertemuan tersebut, juga akan dihadiri oleh perwakilan dari pengusaha, pekerja, mahasiswa serta pengamat ekonomi Taiwan.

Langkah pertama yang akan dilakukan depnaker adalah melakukan peninjauan tentang disetujui tidaknya kenaikan gaji pokok minimum di Taiwan.

Sementara itu, pihak pengusaha mengusulkan supaya kenaikan gaji tidak lebih dari 3%.

Jika memang disetujui maka tahun depan gaji pokok standart menjadi NTD 24.024 hingga NTD 24.255, dan gaji per jam menjadi NTD 156 ~ NTD 157,5.
(HNI/IYD, 12/08)
Universitas Terbuka Riyadh
-