Berita > Seputar TKI
Mas'ul Penampungan PMI Kaburan di Jeddah Diduga Lakukan Penganiayaan Pada Jemaahnya
03 Sep 2019 01:30:23 WIB | Iyad Wirayuda | dibaca 6986
Ket: Evan (kiri), Jumaiyah (kanan)
Foto: LiputanBMI
Jeddah, LiputanBMI - Seorang penanggung jawab penampungan atau biasa dikenal dengan istilah Mas'ul penampungan bernama Evan diduga melakukan penganiayaan pada seorang jemaahnya bernama Jumaiyah pekerja migran Indonesia (PMI) overstayer asal Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Hal itu diungkapkan SW salah satu mantan jemaahnya yang kini sudah keluar dari penampungan tersebut. Menurutnya, penganiayaan itu dilakukan Evan beberapa hari yang lalu lantaran Jumaiyah tidak mau memberikan uang jaminan tidak kabur sebesar SR500.

"Mba Jumaiyah kasihan sekali sekarang disekap di penampungan Evan. Waktu video call mukanya terlihat memar karena dipukul Evan," kata SW saat dikonfirmasi LiputanBMI, Senin (2/9/2019).

Beberapa bulan yang lalu, Evan yang merupakan mantan anggota sebuah ormas WNI di Jeddah ini dilaporkan ke KJRI Jeddah karena diduga melakukan tindak asusila kepada seorang PMI overstayer asal Cianjur, Jawa Barat.

Masih menurut SW, Evan menampung belasan PMI overstayer atau kaburan di rumah kontrakanya di distrik Al Naim, Jeddah. Setiap jemaah dipaksa membayar uang jaminan sebesar SR500 agar tidak melarikan diri ke penampungan lain. Selain itu Evan juga menahan identitas yang dimiliki para jemaahnya seperti iqama dan paspor.

"Saya sih berharap Mba Jumaiyah bisa keluar dari penampungan itu dan Evan juga mendapat tindakan tegas agar tidak melakukannya lagi pada orang lain," pungkasnya.

(IYD/IYD, 03/09)
Universitas Terbuka Riyadh
-