Berita > Seputar TKI
Kasihan, Sri Hartati PMI Asal Sumbawa Hilang Kontak 26 Tahun di Arab Saudi
15 Oct 2019 04:08:14 WIB | Iyad Wirayuda | dibaca 1121
Ket: Foto ijazah Sri Hartati
Foto: buruh migran.or.id
Madinah, LiputanBMI - Seorang Pekerja MIgran Indonesia (PMI) Sri Hartati asal Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) dilaporkan hilang kontak selama 26 tahun di Arab Saudi. Hal itu disampaikan sang adik, Memet Ruspandi kepada Redaksi Buruh Migran pada Rabu, 9 Oktober 2019 melalui sambungan seluler.

“Saya ingin mencari kakak saya yang hilang di Arab Saudi. Informasi yang dapat saya kumpulkan, kakak saya berangkat pada tahun 1993 (sekitar bulan Oktober, November atau Desember). Waktu itu kakak saya masih berusia 14 tahun. Kakak saya memberi kabar terakhir lewat surat pada tahun 1994,” ujar Memet sebagaimana dikutip dari buruhmigran.or.id.

Menurut Memet, setelah surat terakhir tahun 1994, sampai saat ini Sri Hartati tidak memberi kabar pada keluarga di Sumbawa. Surat terakhir tersebut menerangkan nama majikan bernama Mr. Hamad Hamid Al Huzaini dan alamat rumah majikan di Al Irhwan, klinik Al Hanaya, jalan Tahalia-Kurpasuaki, Madinah Munawaroh, KSA dengan nomor telepon 8482884/ 8482822.

Pihak keluarga, lanjut Memet, sangat berharap agar Sri Hartati dapat pulang ke kampung halamannya. Bapak dari Sri Hartati telah meninggal dunia dan ibu dari Sri Hartati berharap masih bisa bertemu dengan anaknya di sisa hidupnya.

“Ibu dan kakak-kakak di sini semua menunggu kepulangan kak Sri Hartati,” kata Memet.

Memet mengungkapkan, saat berangkat menjadi PMI sebagai pekerja rumah tangga ke Arab Saudi, Sri Hartati berangkat melalui seorang sponsor bernama H. Saat yang tinggal di Desa Mura, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Besar (sekarang berubah nama menjadi Manemeng, Kecamatan Barang Ene, Kabupaten Sumbawa Barat).

Meski diketahui nama sponsor yang memberangkatkan, Memet dan keluarga tidak tahu nama PPTKIS yang memberangkatkan Sri Hartati.

Keluarga tidak bisa menemukan foto Sri Hartati ketika akan berangkat ke Arab Saudi. Hanya foto ijazah Sri Hartati waktu sekolah dasar (SD) yang menjadi pegangan keluarga saat ini. Lewat tulisan ini, keluarga berharap agar orang-orang yang mengetahui keberadaan Sri Hartati dapat memberitahukan keberadaanya pada Redaksi Buruh Migran di email pengaduan redaksi@buruhmigran.or.id atau kontak pengaduan WhatsApp di +62 813-2801-6440.

(IYD/IYD, 15/10)
Universitas Terbuka Riyadh
-