BNI Saudi Arabia
Berita > Seputar TKI
Operasi Imigrasi Malaysia di Selayang Baru, 63 WNI Ditahan
16 May 2020 21:21:55 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 2477
Ket: PATI yang ditahan
Foto: FP JIM
Kuala Lumpur, LiputanBMI - Sebanyak 63 orang warga negara Indonesia ditahan Imigrasi Malaysia (JIM) dalam sebuah operasi di kawasan Perintah Kawalan Pergerakan Diperketatkan 7 (PKPD 7), Selayang Baru, Selangor pada 14 Mei 2020.

Dalam kenyataan media (siaran pers, Red) yang dipublikasian pada 15 Mei 2020, JIM menyebut operasi yang dimulai pukul 09.00 pagi tersebut sebanyak 1683 orang warga asing telah diperiksa.

Hasilnya, sebanyak 113 pekerja migran tak berdokumen atau yang biasa diistilahkan Pendatang Asing Tanpa Izin ( PATI) telah ditahan dan dibawa untuk proses dokumentasi di JIM Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur, Jalan Duta.

Mereka yang ditahan ini terdiri dari warga negara Indonesia sebanyak 63 orang, Myanmar 22 orang, India 19 orang, Bangladesh 6 orang, Pakistan 2 orang dan Nepal 1 orang. Jumlah tahanan ini terdiri dari 66 orang laki-laki, 36 orang wanita, dan 11 orang anak-anak (laki-laki dan perempuan).

Semua warga asing yang diperiksa, termasuk PATI yang ditahan telah dinyatakan negatif COVID-19 oleh Kementrian Kesehatan Malaysia (KKM).

PATI yang ditahan
Ket. foto: PATI yang ditahan
Sumber foto: FP JIM



Berbagai kesalahan PATI yang ditahan JIM antara lain, tidak memiliki dokumen pengenalan diri, tinggal lebih masa, memiliki dokumen (pas/permit) palsu, dan kesalahan keimigrasian lainnya.

Para PATI yang ditahan itu akan dikenai tindakan hokum berdasarkan Akta Anti Pemerdagangan Orang dan Anti Penyeludupan Migran (ATIPSOM), Akta Imigresen 1959/63, Akta Pasport 1966 dan Peraturan-Peraturan Imigresen 1963.

Selanjutnya, mereka semua akan dideportasi ke negara asal setelah menjalani hukuman dan akan dimasukkan daftar hitam (black list).

KENYATAAN MEDIA JIM
Ket. foto: KENYATAAN MEDIA JIM
Sumber foto: FP JIM






(FK/FK, 16/05)

Universitas Terbuka Riyadh
-