Berita > Seputar TKI
PMI Atasi Masalah Kekurangan Pekerja Perkebunan pada Musim Panen Jeruk di Taiwan
31 Aug 2020 20:45:11 WIB | Hani Tw | dibaca 398
Ket: PMI Atasi Masalah Kekurangan Pekerja Perkebunan pada Musim Panen Jeruk di Taiwan
Foto: Liberty Times Net
Chiayi, LiputanBMI - Sebanyak 30 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang direkrut untuk dipekerjakan di bidang pertanian agricultural diharapkan bisa membantu mengatasi kekurangan pekerja di bidang perkebunan di Taiwan.

Demikian dijelaskan oleh Direktur Asosiasi pertanian Yunlin, Taiwan Chien Ming-Cin sebagaimana diliput Liberty Times Net (31/8).

Chien Ming-Cin mengatakan, saat ini di Yunlin ada sebanyak 500 lahan perkebunan. Sejak dibukanya perekrutan Pekerja Migran sektor perkebunan tahun lalu, setidaknya diharapkan mampu mengatasi 4~5% permasalahan kekurangan tenaga kerja.

Asosiasi pertanian telah mengajukan ke departemen tenaga kerja sebanyak 30 Pekerja Migran, namun dari akhir tahun lalu hingga bulan Maret lalu masih 18 orang yang bisa masuk Taiwan.

"18 Pekerja migran itu semuanya adalah PMI yang berusia rata-rata 30 tahun ke atas dengan masa kontrak kerja 3 tahun, "ungkap Chien Ming-Cin.

Sementara itu kepala seksi promosi Asosiasi pertanian Yunlin, Yang Se-Rong mengatakan, merekalah yang melakukan pembagian pengiriman dan penempatan pekerja migran ke tempat yang membutuhkan pekerja.

Saat ini merupakan musim panen jeruk Wen Tan (文旦), ketua asosiasi pertanian You Liu, Lin Wan-Fu mengatakan, pada Sabtu lalu mereka telah mendatangkan enam PMI yang dipilih Asosiasi pertanian Yunlin untuk melakukan pelatihan cara memetik jeruk, memilih jeruk, mengangkat dan memindahkannya.

"Awalnya kerja mereka lambat, tapi setelah terbiasa dan faham pekerjaanya makin lama makin cepat, ditambah umur mereka yang masih muda sehingga tenaganya masih kuat, "jelas Lin Wan-Fu.
(HNI/IYD, 31/08)
Universitas Terbuka Riyadh
-