Berita > Seputar TKI
Tangkap dan Bermain Penyu Laut, Pekerja Migran Asal Filipina Terancam Denda Hingga NTD 300.000
04 Oct 2020 05:24:53 WIB | Hani Tw | dibaca 133
Ket: Tangkap dan Bermain Penyu Laut, Pekerja Migran Asal Filipina Terancam Denda Hingga NTD 300.000
Foto: Liberty Times Net
Taipei, LiputanBMI - Seorang pekerja migran asal Filipina diamankan petugas gara-gara menangkap penyu laut untuk dibuat mainan di tempat wisata pantai Siao Liu Chiu, Kabupaten Pingtung pada Sabtu (2/10/2020).

Semua tindakannya itu mulai dari melakukan penangkapan hingga bermain-main dengan penyu laut direkam oleh pengunjung lainnya dan kemudian dilaporkan kepada penjaga wisata pantai.

Petugas pantai langsung mendatangi dan membawanya untuk ditindaklanjuti karena dinyatakan telah melanggar UU perlindungan satwa liar di Taiwan.

Pria Filipina yang berumur 45 tahun tersebut tidak mengetahui kalau apa yang dilakukannya dengan menyentuh (menangkap) dan menggunakan penyu untuk bermain-main itu merupakan pelanggaran. Awalnya ia hanya merasa penasaran karena selama ini belum pernah melihat binatang itu, dan mencoba menangkapnya lalu dibuat mainan.

Menurut penjelasan petugas pantai, mereka sudah memasang tanda peringatan dan sudah sering mengingatkan kepada pengunjung atau siapapun supaya jangan menyentuh binatang satwa liar (penyu laut) di pantai Siao Liu Chiu tersebut apalagi menganiaya atau melecehkannya.

Sebagaimana diatur dalam UU perlindungan satwa liar pasal 18, bagi siapapun yang menyentuh, menangkap, menganiaya binatang yang dilindungi maka akan dikenakan denda NTD 60.000 hingga NTD 300.000 atau hukuman penjara maksimal satu tahun.

Sedangkan bagi yang membunuhnya akan dikenakan denda antara NTD 100.000 hingga NTD 500.000 atau hukuman maksimal dua tahun. Dan untuk pekerja migran bisa terancam dipulangkan setelah menjalani hukuman.
(HNI/IYD, 04/10)
Universitas Terbuka Riyadh
-