Berita > Seputar TKI
Askes dan Astek di Taiwan Mulai Tahun Depan Naik, Beban Pekerja dan Majikan Bertambah
05 Oct 2020 09:20:05 WIB | Hani Tw | dibaca 452
Ket: Tahun Depan Biaya Askes dan Astek di Taiwan Naik, Beban Pekerja dan Majikan Bertambah
Foto: Internet
Taipei, LiputanBMI - Pemerintah Taiwan pada pertengahan Agustus telah mengumumkan bahwa mulai 1 Januari 2021 gaji pokok minimum akan dinaikkan dari NTD 23.800 menjadi NTD 24.000 atau naik sebesar NTD 200.

Hal tersebut tentu saja akan berpengaruh dengan biaya premi astek dan askes yang harus ditanggung baik oleh pekerja, majikan, maupun pemerintah. Biaya premi dari kedua asuransi tersebut mulai tahun depan juga ikut naik.

Selain itu, kenaikan biaya astek diiringi pula dengan kenaikan beban biaya pengeluaran bulanan dari majikan maupun pekerja. Puluhan juta pekerja termasuk juga pekerja migran dan 573.000 majikan akan terkena pengaruhnnya. Beban biaya yang ditanggung masing-masing dengan rasio 2:7:1.

Dilansir United Daily News (4/10), jika dihitung menurut tabel penilaian gaji perbulan yang dimulai tahun depan, maka setiap bulannya pekerja harus membayar kenaikan astek antara NTD 24 hingga NTD 46, dan NTD 288 hingga NTD 552 dalam setahun. Sementara majikan harus membayar kenaikan astek antara NTD 84 hingga NTD 160 perbulannya untuk setiap satu pekerja, dan dalam satu tahun antara NTD 1.008 hingga NTD 1.920 untuk satu pekerja.

Sementara itu, mengingat asuransi kesehatan (askes) mengalami kerugian selama bertahun-tahun berturut-turut, Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan juga berencana menaikkan tarif jaminan kesehatan.

Adapun besarnya jumlah total jaminan kesehatan untuk tahun depan dan penyesuaian kenaikan biaya askes akan dibahas dan dinegosiasikan pada bulan November mendatang.

Sementara beban biaya askes yang ditanggung oleh pekerja, majikan dan pemerintah perbandingannya adalah 3:6:1.

Kenaikan biaya askes tersebut tidak terkecuali berlaku juga bagi pekerja migran yang bekerja di sektor informal. Biasanya kenaikan gaji akan selalu diikuti dengan kenaikan biaya askes, astek, biaya jaminan hari tua (pensiun) dan tentunya biaya-biaya kebutuhan pokok lainnya.
(HNI/IYD, 05/10)
Universitas Terbuka Riyadh
-