Berita > Seputar TKI
71 WNI di Arab Saudi Positif Corona, Mayoritas Sopir
13 May 2020 16:59:04 WIB | Iyad Wirayuda | dibaca 8083
Ket: Ilustrasi/pasien Corona di Arab Saudi
Foto: Google
Jeddah, LiputanBMI - Sebanyak 71 warga negara Indonesia di Arab Saudi dikabarkan terkonfirmasi positif COVID-19. Sementara 17 WNI dikabarkan sembuh dan 12 WNI meninggal dunia.

Hal itu disampaikan Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu Judha Nugraha. Menurutnya, mayoritas WNI yang terdampak berada di Kota Makkah dan Madinah.

"(Sebanyak) 71 confirmed (Corona), 17 sembuh, dan meninggal dunia 12. Nah berdasarkan informasi yang didapat dari KJRI Jeddah dan KBRI Riyadh, kasus paling banyak terjadi di Makkah dan Madinah," kata Judha dalam telekonferensi Yang dikutip dari Detik News Rabu (13/5/2020).

Kemlu juga sudah melakukan komunikasi terhadap perwakilan RI di Arab Saudi. Judha mengimbau agar otoritas Arab Saudi memperlengkapi para pekerja migran Indonesia dengan alat pelindung diri guna mencegah penularan COVID-19.

"Nah kami sudah berkoordinasi dengan perwakilan kita yang ada di Arab Saudi agar bisa mengkomunikasikan dengan otoritas setempat, termasuk juga dengan pihak pemberi kerja agar melakukan langkah-langkah pencegahan, antara lain adalah dengan melengkapi para pekerja migran kita dengan alat pelindung diri sehingga dapat mencegah terjadinya penularan COVID 19 di tempat kerja," tutur Judha.

"Dapat kami sampaikan bahwa berdasarkan data terakhir dari 60 warga negara Indonesia yang terinfeksi positif COVID. (Sebanyak) 50 di antaranya ada di wilayah New York. Sedangkan lainnya ada 4 ada di LA, 2 ada di San Francisco, 2 di Houston, dan 2 di Washington, DC," ucap Judha.

Seperti diketahui, kasus warga negara Indonesia (WNI) positif virus Corona (COVID-19) di luar negeri bertambah menjadi 767 orang. Sebanyak 387 WNI dinyatakan sembuh dan 42 orang meninggal dunia.

"Total WNI terkonfirmasi COVID-19 di luar negeri adalah 767: 387 sembuh, 42 meninggal, dan 338 dalam perawatan," kata Kemlu di akun Twitter @Kemlu_RI yang dilihat detikcom pagi tadi.
(IYD/IYD, 13/05)
Universitas Terbuka Riyadh
-