Berita > Seputar TKI
Mayoritas Pekerja Migran Informal di Taiwan Kerja Diatas 10.5 Jam Perhari, 86.6% Tidak Libur
27 Jan 2021 08:34:15 WIB | Hani Tw | dibaca 417
Ket: Mayoritas Pekerja Migran Informal di Taiwan Kerja Diatas 10.5 Jam Perhari, 86.6% Tidak Libur
Foto: Dokumen pribadi
Taipei, LiputanBMI - Menurut hasil survey yang dilakukan departmen tenaga kerja Taiwan menunjukkan bahwa masih banyak pekerja migran rumah tangga (informal) yang bekerja di atas 10.5 jam perhari.

Survey yang diadakan sejak bulan Juli hingga Desember 2020 juga menunjukkan gaji pekerja informal di bawah NTD 20.000 perbulan atau sekitar NTD 19.918.

Sementara hasil survey untuk pekerja migran formal, gaji rata-rata perbulan kurang lebih NTD 28.583 dengan jumlah jam kerja rata-rata 194.7 jam sebulan.

Dibandingkan dengan gaji pekerja migran formal, selisih gajinya sekitar NTD 10.000.

Untuk jumlah presentasi pekerja informal yang mengambil hak liburnya untuk libur atau sebagian libur ada 57.3%, sedangkan yang hak liburnya diganti dengan upah lembur sebanyak 86.6%, merupakan jumlah tertinggi.

Hasil survey tersebut juga menunjukkan bahwa 80% majikan tidak menentukan jumlah jam kerja bagi pekerjanya ada.

Terlepas dari apakah majikan menentukan jam kerja atau tidak, jumlah jam kerja rata-rata di atas 10.5 jam perhari.

Selain itu, ada 90% dari 7 pekerja migran informal memiliki jam istirahat lebih dari 8 jam sehari.

Adapun untuk masalah siapa yang menggantikan pekerjaan apabila pekerja migran sedang libur, hasil survey menunjukkan sebanyak 84.9% majikan yang menggantikannya untuk merawat pasien dan 8.8% diantaranya menggunakan perawat yang disediakan oleh pemerintah.
(HNI/, 27/01)
Universitas Terbuka Riyadh
-