Berita > Seputar TKI
30 WNA Ditahan di Penjara Taiwan Bikin Kerusuhan Dengan Penjaga dan Berniat Kabur Karena Alasan Berikut
04 May 2021 07:47:41 WIB | Hani Tw | dibaca 335
Ket: 30 WNA Ditahan di Penjara Taiwan Bikin Kerusuhan Dengan Penjaga dan Berniat Kabur Karena Alasan Berikut
Foto: United Daily News
Yilan, LiputanBMI - Pada 26 April lalu rumah detensi (tahanan) Imigrasi Yi-lan telah terjadi kerusuhan yang dilakukan oleh sekitar 30 orang penghuni tahanan dengan penjaga tahanan.

Dilansir media lokal Taiwan, permasalahnya adalah mereka merasa tidak puas dengan peraturan yang dibuat oleh Kepala detensi berubah-ubah sehingga mereka sengaja melakukan kekacauan dan bermaksud untuk melarikan diri.

Kejadian berawal dari puluhan tahanan asal Vietnam secara sengaja membuat keributan di kamar tahanan, kemudian disusul oleh penghuni dari kamar lainnya.

Kemudian mereka memprovokasi penjaga tahanan dan merebut tongkat milik penjaga tersebut yang akhirnya kedua belah pihak bentrok selama kurang lebih 10 menit.

Akhirnya pihak kepolisian turun tangan memberikan bantuan untuk menghentikan kerusuhan tersebut. Meskipun tidak ada yang berhasil melarikan diri namun kerusuhan akhirnya bisa dihentikan dan para tahanan kembali ke kamar masing-masing.

Adapun penyebab kerusuhan adalah karena para tahanan merasa tidak puas dengan kebijakan pembebasan bersyarat yang berubah-ubah.

Semula ditetapkan bahwa setelah mereka ditahan selama sebulan, mereka bisa keluar dengan membayar uang jaminan.

Namun karena tempatnya penuh dan supaya ada ranjang yang kosong, peraturan berubah menjadi 21 hari. Kemudian dirubah lagi menjadi sebulan, akhirnya mereka emosi.

Diantara 21 orang yang diselidiki membuat kerusuhan, 6 diantaranya diduga dalangnya. Mereka telah dikirim ke kejaksaan Yi-lan untuk diselidiki atas tindakan pidana perusakan fasilitas publik.

Selain itu, pihak detensi imigrasi Yi-lan juga langsung membuat laporan ke imigrasi pusat, bukan mendiamkan kejadian tersebut.

Sebagaimana diketahui, selama bulan April ada dua kasus tindakan kejahatan di kamar tahanan detensi imigrasi Yi-lan. Pertama pemukulan terhadap warga Zambia yang sedang melakukan sholat oleh tahanan Vietnam. Kedua adanya kerusuhan antara puluhan tahanan dengan penjaga tahanan.
(HNI/, 04/05)
Universitas Terbuka Riyadh
-