Berita > Seputar TKI
Peringatan Siaga Nasional Diperpanjang Hingga 14 Juni 2021, Hati-hati Harus Patuhi Aturan, Jika Dilanggar Bisa Didenda
26 May 2021 08:48:57 WIB | Hani Tw | dibaca 276
Ket: Peringatan Siaga Nasional Diperpanjang Hingga 14 Juni 2021, Hati-hati Harus Patuhi Aturan, Jika Dilanggar Bisa Didenda
Foto: Liberty Times Net
Taipei, LiputanBMI - Hari ini(25/5) kasus baru terkonfirmasi Covid-19 di Taiwan 283 orang, 261 diantaranya kasus lokal serta jumlah yang meninggal dunia bertambah 6 orang.

Dalam siaran persnya hari ini (25/5) CECC mengumumkan bahwa peringatan siaga Nasional level III yang semula berlaku dari tanggal 19 hingga 28 Mei diperpanjang hingga tanggal 14 Juni 2021.

CECC mengingatkan kepada masyarakat agar masker dipakai dengan baik, menjaga jarak sosial, menghindari pertemuan yang tidak penting dan tetap menjaga kebersihan tangan serta mematuhi protokol kesehatan.

Adapun hal-hal yang harus diperhatikan dan dipatuhi dalam pencegahan epidemi selama masa Peringatan siaga Nasional level III antara lain:

1. Jika keluar pakai masker sepenuhnya. Apabila dilanggar akan didenda NTD 3000-NTD 15.000.

2. Hindari pergerakan, aktivitas, atau pertemuan yang tidak perlu.

3. Hentikan pertemuan 5 orang atau lebih di dalam ruangan dan 10 orang atau lebih di luar ruangan (tidak termasuk mereka yang tinggal bersama) dan pertemuan sosial. Apabila dilanggar bisa dikenakan denda NTD 60.000-NTD 300.000.

4. Pemantauan kesehatan diri (jika Anda memiliki gejala, harus ke dokter).

5. Tempat bisnis dan kantor publik: terapkan pengendalian massa, kenakan masker, dan jaga jarak sosial.

6. Tempat kerja: mematuhi peraturan pencegahan epidemi dari pedoman operasi berkelanjutan perusahaan, menerapkan manajemen kebersihan pribadi dan tempat kerja, dan memulai operasi berkelanjutan perusahaan dengan cara seperti di lokasi lain, kerja jarak jauh, jam kerja fleksibel (seperti di lokasi lain, kerja jarak jauh, jam kerja fleksibel).

7. Tempat makan dan minum: harus mematuhi sistem keterkaitan kenyataan, jarak sosial, pencegahan epidemi dengan papan pembatas, jika tidak dapat diterapkan, dengan cara bawa pulang(tidak makan di tempat).

8. Perkawinan dan pemakaman: penerapan sistem keterkaitan kenyataan, jarak sosial dan lebih rajin lakukan pembersihan.

9. Area publik dan transportasi umum. lebih rajin lakukan pembersihan.

10. Penutupan tempat rekreasi dan tempat hiburan. Seperti ruang karaoke, ruang dansa, klub malam, klub, restoran, bar, hotel (galeri), pertunjukan video dengan tempat penyiaran (MTV), KTV, panti pijat, salon (tata rambut), pusat kebugaran dan tempat peristirahatan (termasuk tempat kecantikan dan penurunan berat badan yang menyediakan akupresur, sauna, dan fasilitas lainnya), arena bowling, lapangan biliar, pusat kebugaran (termasuk pusat olahraga nasional), area latihan golf layar dalam ruangan, tempat hiburan artistik, tempat permainan elektronik (game), tempat informasi, tempat mahjong dan tempat serupa lainnya.

11. Semua kegiatan yang berkaitan dengan kelompok seperti kuil, istana, gereja (gereja) dan tempat lain yang serupa yang harus dilaksanakan secara bersama-sama dan memperkuat jarak sosial.

12. Penutupaan area sekolah menengah dan sekolah dasar di Taiwan dari masyarakat luar.

13. Seluruh organisasi sosial menghentikan kegiatan sosial.
(HNI/, 26/05)
Universitas Terbuka Riyadh
-