Berita > Seputar TKI
Pendistribusian Bantuan Logistik dari KBRI untuk WNI Terdampak Lockdown di Damansara Dibantu Penduduk Lokal
28 Jun 2021 19:46:10 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 842
Ket: Ormas Indonesia dan penduduk lokal Damansara yang distribusikan banlog dari KBRI
Foto: Jamal IKMA
Kuala Lumpur, LiputanBMI - KBRI Kuala Lumpur bekerja sama dengan beberapa ormas Indonesia, seperti Ikatan Keluarga Madura (IKMA) Malaysia, DPLN SBMI Malaysia, Himpunan Alumni Karang Durin (Himaka) Malaysia, dan Al Kifayah Rokem Bungker (KRB), mendistribusikan bantuan logistik berupa 958 paket sembako untuk warga Indonesia yang terdampak kebijakan lockdown di daerah Damansara Damai, Petaling Jaya Selangor.

Selain dibantu ormas Indonesia yang dikoordinir ormas KRB Malaysia, proses pendistribusian ratusan bantuan logistik tersebut juga dibantu oleh penduduk lokal yang tergabung dalam Persatuan Penduduk Damansara Damai Baru (NAIRA).

“Bantuan logistik dari KBRI diserahkan secara simbolis oleh Koordinator Fungsi Pensosbud KBRI Kuala Lumpur pada 20 Juni lalu. Dalam pendistribusiannya, kami dibantu oleh pihak NAIRA yang menurunkan 15 anggota biro keselamatannya dan dihadiri juga oleh setia usaha serta semua ahli jawatan kuasa-nya,” kata Sekretaris IKMA Malaysia, Jamal Al Fateh.

Ormas Indonesia dan penduduk lokal Damansara yang distribusikan banlog dari KBRI
Ket. foto: Ormas Indonesia dan penduduk lokal Damansara yang distribusikan banlog dari KBRI
Sumber foto: Jamal IKMA



Lebih lanjut Jamal mengatakan, para pejabat pemerintah Malaysia di kawasan Damansara Damai juga turut membantu pendistribusian bantuan logistik ini. Pihak Kepolisian Malaysia (PDRM), kata Jamal, menyambut baik kegiatan ini karena dalam proses pendistribusian bantuan logistik tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes).

“Terima kasih kepada KBRI Kuala Lumpur dan apresiasi yang setinggi-tingginya buat para penduduk Damansara Damai, pejabat Malaysia serta pihak PDRM yang turut membantu proses pendistribusian bantuan logistik untuk saudara-saudara kita yang terdampak kebijakan lockdown,” pungkas Jamal.
(FK/, 28/06)

Universitas Terbuka Riyadh
-